Cari Data Anda Nak

Pelawat Sejak Mac 2009

Memaparkan catatan dengan label Berita Dunia.. Papar semua catatan
Memaparkan catatan dengan label Berita Dunia.. Papar semua catatan

Rabu, 24 Februari 2016

PERANG DI SYRIA: MALAYSIA JANGAN TERLIBAT KATA KETUA PEMBANGKANG.

 

KENYATAAN MEDIA PERANG DI SYRIA: MALAYSIA JANGAN TERLIBAT, SYOR LANGKAH RUNDINGAN PERDAMAIAN

Berita yang berkata Malaysia terlibat dalam satu siri latihan ketenteraan berkaitan peperangan di Syria baru-baru ini yang turut melibatkan 20 negara termasuk Arab Saudi amat membimbangkan. Ini kerana tindakan ketenteraan yang dipelopori Arab Saudi ini bakal mendatangkan impak geopolitik yang cukup negatif, bukan sahaja dari segi keselamatan di rantau Timur Tengah, tetapi juga pendirian neutral Malaysia selama ini.

Saya menggesa agar Putrajaya mengkaji cara terbaik untuk mengundur ("disengagement") dari situasi yang memasukkan Malaysia ke dalam kancah peperangan di Syria. Pada masa yang sama, Malaysia perlu berhenti dari menyertai sebarang latihan ketenteraan berkaitan Syria, terutama yang tidak menggunakan saluran Pertubuhan Bangsa-Bangsa Bersatu.

Peperangan bukanlah perkara yang mudah mahupun murah, dan tatkala ekonomi Malaysia tidak begitu sihat serta dibelenggu pelbagai masalah dan skandal kepimpinan sedia ada, langkah ketenteraan di Timur Tengah tidak patut di ambil kira selagi jalan penyelesaian melalui meja rundingan belum berakhir. Sebaliknya, Malaysia perlu tegas dan proaktif mengesyorkan langkah rundingan dan perbincangan untuk mencapai perdamaian di Syria dan Timur Tengah.

Hanya penyelesaian politik melalui meja rundingan dapat mencapai perdamaian yang lebih mampan dan berkekalan.

Dr Wan Azizah Wan Ismail
Ketua Pembangkang Parlimen Malaysia
Presiden KEADILAN
- 23 Februari 2016 -

 http://www.kelabsimkad.com/

Rabu, 9 Disember 2015

Islamic State (IS) Bangun Angkatan Udara di Libya & Mulai Latih Mujahidin IS Jadi Pilot

 

SIRTE (Manjanik.com) – Dalam setahun terakhir ini, wilayah Daulah Islam/Islamic State (IS) rutin dibom dari udara oleh sejumlah negara, mulai dari Amerika Serikat (AS), Arab Saudi, Turki, Yordania, Perancis, hingga Rusia. Terus dibombardir membuat IS gerah, sehingga memutuskan harus punya divisi tempur mengurusi pertempuran udara.

Menurut laporan intelijen terbaru, Islamic State (IS) kini membangun angkatan udara di Libya, tepatnya di Kota Sirte, dan mulai melatih para mujahidin Islamic State (IS) menjadi pilot. Manuver ini sekaligus melebarkan sayap mujahidin Islamic State (IS) ke Afrika.

Para para mujahidin Islamic State (IS) belajar menerbangkan pesawat menggunakan simulator penerbangan, seperti dilaporkan militer yang mengatur strategi pengawasan di wilayah Afrika Utara. “Mereka menggunakan simulator modern yang didatangkan dari luar negeri,” tulis salah satu situs Arab Asharq Al-Awsat, seperti dilansir FoxNews padaRabu (2/12/2015).

Islamic State (IS) juga mengincar pilot potensial dari Libya yang mau bergabung. Pilot yang berpotensi itu akan mereka gunakan sebagai alat untuk membajak pesawat, seperti yang dilakukan oleh 10 anggota Al-Qaeda di balik serangan berbarokah pada 11 September 2001 terhadap gedung WTC di Amerika.

Ahad, 6 Disember 2015

Mujahidin IS Bersumpah Tumpahkan Darah Salibis Amerika & Rusia

 

DAULAH ISLAM (Manjanik.com) – Daulah Islam/Islamic State (IS) kembali merilis sebuah video yang berisikan ancaman serangan mematikan di kota-kota besar koalisi salibis internasional pimpinan Amerika Serikat (AS) di seluruh dunia. Selain itu, negara Atheis Rusia juga ditargetkan.

Video tersebut menunjukkan 2 mujahidin Islamic State (IS) duduk di pantai dan salah satunya berbicara dalam bahasa Inggris tentang rencana global untuk menyerang kota-kota besar di Eropa dan Amerika. 2 mujahidin Islamic State (IS) itu menyebut Washington, New York dan Moskow.

Mereka bersumpah dengan mengatakan “balas dendam telah dimulai” dan “darah akan mengalir”. Dan Paris Perancis sebagai titik awal serangan Islamic State (IS). “Besok Washington, selanjutnya New York dan kemudian Moskow,” ujarnya, pada Kamis (3/12/2015) seperti dilansir Mirror.

Kepada Rusia, mujahidin Islamic State (IS) memperingatkan bahwa waktunya akan datang dan akan menjadi yang terburuk bagi negara Beruang Merah tersebut. “Tidak akan ada yang selamat dari senjata, peluru, dan bahan peledak kami. Kami akan datang kepada Anda,” tegasnya.

Pada tanggal 2 Desember 2015, mujahidin Islamic State (IS) juga merilis video yang diberi judul “The Knights of the Shahadda 2”.

Video itu utamanya berfokus pada wawancara dengan mujahidin Islamic State (IS) asal Jerman dan mantan rapper, Abu Talha Al-Amani atau yang dulu dikenal dengan nama Deso Dogg. Dia mengenakan seragam tentara saat berbicara di hadapan kamera. [SS/atj]

Sabtu, 5 Disember 2015

Negara Islam IS penggal pengintip Rusia

 Militan IS penggal pengintip Rusia

MOSCOW - RUSIA. Seorang lelaki yang didakwa perisik Rusia dipenggal dalam sebuah video terbaru yang didedahkan kumpulan militan IS, Rabu lepas.

Menurut laporan CNN, IS juga mengeluarkan kenyataan berbaur ugutan kepada Presiden Rusia, Vladimir Putin.

"Kamu tidak akan aman. Kami akan bunuh keluarga kamu. Kami akan musnahkan rumah kamu untuk setiap rumah yang kamu (Rusia) musnahkan di sini," kata militan tersebut.

Walau bagaimanapun, tiada sebarang bukti untuk membuktikan lelaki yang dipenggal tersebut merupakan seorang perisik, malah kerajaan Rusia juga tidak memberikan komen.

Menurut seorang anggota kanan Royal United Services Institute, ianya bukan kejadian pertama kali IS menangkap atau memenggal mangsa yang didakwa seorang perisik.

Januari lepas, seorang kanak-kanak lelaki yang didakwa dilatih IS dirakam melepaskan tembakan ke kepala dua tahanan IS yang juga didakwa perisik.

Sebelum kejadian tersebut, seorang pemimpin Chechnya memberitahu agensi berita Interfax bahawa Rusia mempunyai agen di dalam kumpulan militan tersebut.

"(Mempunyai agen di dalam kumpulan IS) membolehkan kami mengesan individu-individu penting kepada kami," kata pemimpin Chechnya, Ramzan Kadyrov awal tahun ini.

Sinar Harian Online

Khamis, 19 November 2015

Majalah Dabiq -12 Tampilkan Bom Improvisasi IED ditanam di Pesawat Rusia Berikut Paspor Wisatawan

(Shoutussalam.co)- Majalah propaganda Islamic State/Daulah Islamiyah, Dabiq ke -12 yang diterbitkan pada Rabu (18/11/15) mempublish foto/gambar Bom Imrovisasi IED buatan yang menyebabkan jatuhnya pesawat Rusia di semenanjung Sinai, Mesir.

Menurut Reuters, gambar yang disebarkan dalam majalah Dabiq tersebut Sebuah air gas berdaya ledak, tampaknya menjadi perangkat kunci pengeboman, selain itu sejumlah paspor milik korban wisatawan Rusia juga ditampilkan, namun keaslian foto-foto tersebut belum terverifikasi.

dabiq-ied-1
Bom Improvisasi IED ditanam oleh mujahidin Daulah Islamiyah Sinai pada pesawat Rusia yang jatuh di Sinai

dabiq-paspor-wisata-pesawat-rusia
sejumlah paspor wisata Rusia ditemukan dipuing-puing pesawat
Islamic State (IS) mengatakan bahwa telah menemukan cara untuk merusak tatanan keamanan di Bandara Sharm Sheikh.
Majalah tersebut menyebutkan, sejumlah anggota Daulah Islamiyah/Islamic State berencana untuk menarfetkan pesawat milik salibis Amerika Serikat, namun pihak IS memutuskan untuk mengawali dengan menargetkan pesawat Rusia setelah bermula dari Moskow sebuah kampanye Militer Rusia di gelar di Suriah, menargetkan seluruh pihak oposisi bersenjata begitu juga lokasi-lokasi Daulah Islamiyah (IS).
Redaksi shoutuusalam.co mengutip dari Chanel Telegram “Al Yaqin Lil Anbaa” berisi sebagai berikut :
Dalam Majalah Dabiq Edisi Terbaru ke 12 menerbitkan Foto/Gambar Eksklusif Bom Improvisasi IED yang berhasil menjatuhkan #Pesawat_Rusia di tengah Semenanjung #Sinai, berikut foto #Paspor wisata (perjalanan) sebagian yang tewas di Pesawat, Aksi tersebut dilancarkan oleh Muqotil#Dawlah_Islamiyah_Sinai. [fzn]

Rabu, 18 November 2015

Peneliti Jerman: Strategi Gempur Jihadis Terbukti Gagal


 Peneliti Jerman: Strategi Gempur Jihadis Terbukti Gagal

KIBLAT.NET, Munich – Peneliti sekaligus jurnalis senior Jerman, Jurgen Todenhofor, menegaskan strategi menghadapi jihadis dengan bom telah gagal. Ini terbukti sejak 2001 silam bahkan semakin menambah jumlah mereka.

Berbicara di kota Munich, Todenhofer mengungkapkan kepada Al-Jazeera, Selasa malam (17/11), bahwa ia tidak percaya strategi itu juga bisa mengalahkan Daulah Islamiyah atau yang lebih dikenal ISIS. Strategi itu salah dan gagal.

Dia menunjukkan, seperti yang pernah dilakukan di Afghanistan dan Libya. Bahkan, kekacauan di dua negara semakin parah.

“Jadi itu adalah strategi yang salah dan jahat jika dikembalikan kepada AS dan Rusia,” kata Todenhofer.

Dia menambahkan bahwa jumlah “teroris” di tahun 2001 diperkirakan ratusan. Namun hari ini, mereka diperkirakan berjumlah ratusan ribu. Itu karena strategi yang salah.

Todenhofer menjelaskan, ketika ada organisasi Daulah Islamiyah dan AS berupaya menargetkannya dengan drone, mereka berpencar dan menghilang. Lanjutnya, para petempur organisasi semacam ini bukanlah tentara reguler namun mereka bertempur menjadi kelompok-kelompok kecil sehingga susah untuk dibom.

Perlu diketahui, Jurgen Todenhofor adalah penulis buku “Sepuluha Hari Bersama Daulah Islamiyah”. Ia pernah bertemu dengan para pejuang Afghanistan dan juga Presiden Suriah Bashar Assad. Todenhofor juga sempat menyusup ke wilayah Daulah mulai dari Raqqah, Suriah, hingga Mosul di Iraq.

Ahad, 15 November 2015

France Vs ISIS : Perancis Kirim Kapal Induk ke Suriah, ISIS Kirim Bom ke Paris

PARIS - Prancis sejak tahun 2014 ambil bagian memerangi ISIS di Irak lewat serangan udara. Dua bulan lalu Prancis juga ambil bagian dalam serangan gabungan di Suriah.

#2014

18 September : Presiden Prancis Francois Hollande mengumumkan persetujuan memenuhi permintaan Irak untuk bantuan udara menghadapi ISIS. Hollande menekankan "tidak akan bertindak lebih jauh" dan mengatakan tidak akan melibatkan pasukan darat serta Prancis hanya terlibat di Irak, bukan Suriah.

19 September : Jet tempur Prancis meluncurkan serangan udara pertama ke ISIS di Irak utara.

24 Oktober : Pasukan koalisi termasuk dari Prancis menyerang pusat pelatihan ISI di Kirkuk.

#2015

5 Februari : Presiden Hollande mengatakan misi melawan ISIS berjalan "terlalu lamban" dan Prancis bertekad "terus meningkatkan intensitas".

23 Februari : Prancis mengerahkan kapal induk Charles de Gaulle ke Teluk dan misinya selesai dua bulan kemudian.

7 September : Hollande mengatakan Prancis akan mengerahkan pesawat pengintai terhadap ISIS di Suriah sekaligus menegaskan tidak akan mengirim pasukan darat ke Suriah. Sehari kemudian dua Rafale jet AU Prancis melakukan pengintaian ke posisi ISIS setelah tinggal landas dari pangkalan di Uni Emirat Arab.

27 September : Prancis pertama kali melakukan serangan udara ke ISIS di Suriah. Enam pesawat tempur menggempur pusat pelatihan ISIS di kota Deir Ezzor.

9 Oktober : Jet tempur Rafale melakukan gelombang serangan untuk kedua kalinya sepanjang malam ke ISIS di Suriah dan menggempur pusat pelatihan ISIS di Raqa.

8 November : Militer Prancis membombardir infrastruktur minyak milik ISIS di Deir Ezzor.

14 November : Serangan ISIS mengguncang pusat kota dan sekitar Paris, Jumat (Sabtu dinihari WIB), mengakibatkan lebih dari 127 orang tewas, disinyalir sebagai aksi balas dendam.

Sumber :  http://btmmari.blogspot.my/2015/11/france-vs-isis-perancis-kirim-kapal.html

Sabtu, 14 November 2015

IS Janji Menyerang Perancis Lagi, Bila Tidak Hentikan Serangan Udara di Suriah


 PARIS (voa-islam.com) – Seperti saat jatuhnya Metrojet Rusia, Daulah Islam Irak dan Suriah (ISIS-IS) mengaku bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat Metrojet Rusia itu. 

Sekarang IS mengaku pelaku serangan bersenjata dan dan bom yang menewaskan 153 orang tewas di Paris, dalam sebuah pernyataan yang diposting lewat online, Sabtu, 14/11/2015.

Dikatakan "delapan saudara kami mengenakan sabuk peledak dan membawa senapan serbu" melakukan " serangan yang diberkahi terhadap ... Crusader Perancis”.

Pernyataan, yang diterbitkan dalam bahasa Arab dan Prancis, mengancam serangan lebih lanjut terhadap Perancis "selama negara itu terus melakukan kampanye serangan terhadap Suriah sebagai “Crusader”.

Dikatakan target serangan hari Jumat, yang termasuk stadion olahraga nasional dan konser Bataclan, memang "dipilih dengan cermat”.

Dikatakan Perancis bersalah "Telah melakukan serangan udara terhadap Muslim yang berada di wilayah kekuasaan Khalifah dengan pesawat mereka."

Perancis adalah bagian dari koalisi pimpinan AS melakukan serangan udara terhadap IS di Suriah dan Irak. Di mana IS menyatakan tegaknya Khilafah tahun lalu setelah merebut dua propinsi utara Irak, Mosul dan Ramadi.

Jumaat, 13 November 2015

Turki: Sepertiga Tersangka Anggota Daulah Islam (IS) yang Ditahan Warga Negara Asing


 

ANKARA, TURKI (voa-islam.com) - Sepertiga dari tersangka yang ditahan diduga sebagai anggota Daulah Islam (IS) di Turki sejak 2013 adalah orang asing, menurut sumber-sumber polisi.

Para pejabat polisi, yang berbicara dengan syarat anonim, mengatakan total 2.545 tersangka ditahan dalam operasi anti-teror terhadap IS, dari mereka, 810 di antaranya adalah warga negara asing.

Pasukan keamanan Turki menahan 230 tersangka pada tahun 2013; 78 ditempatkan di balik jeruji dan, dari mereka, 12 di antaranya adalah orang asing, kata sumber polisi.

Pada tahun 2014, total anggota IS yang ditahan dalam operasi di seluruh negeri itu berjumlah 615 orang: Ini termasuk 240 orang asing; 87 dari jumlah total dipenjara, dan, dari mereka, 21 adalah orang asing.

Pada 2015, total 1.700 tersangka anggota IS ditahan, dan angka ini termasuk 492 tersangka yang merupakan warga negara asing. Dari jumlah total, 419 dikirim ke penjara termasuk 95 warga asing.

Para pejabat tidak mengungkapkan rincian apa pun tentang asal negara para orang asing tersebut.

Isnin, 9 November 2015

Negara Islam IS Wilayatu Halab Puji Rekan Mereka di Sinai

ISIS Wilayatu Halab Puji Rekan Mereka di Sinai

KIBLAT.NET, Aleppo – Kelompok jihadis Daulah Islamiyah (ISIS) cabang Aleppo, Wilayatu Halab, beberapa waktu lalu merilis video ucapan selamat kepada rekan mereka di Semenanjung Sinai, Mesir, karena berhasil menjatuhkan pesawat milik maskapai Rusia pada tanggal 31 Oktober lalu. Namun video itu tidak menunjukkan bukti bahwa ISIS cabang Mesir itu benar-benar menjatuhkan pesawat yang membawa dua ratus lebih penumpang itu. Meski demikian, para pejabat negara-negara Barat menduga kuat bahwa kelompok jihadis pimpinan Al-Baghdadi itu telah menaruh bom di dalam pesawat Metrojet milik maskapai Rusia tersebut.

Dalam tayangan video, kelompok ISIS mengatakan bahwa pesawat Rusia itu dijatuhkan sebagai balasan atas bombardir Rusia di Suriah. Video juga menampilkan sejumlah orang sedang mendiskusikan akibat dan konsekuensi serangan-serangan Rusia tersebut. ISIS mengancam bahwa Rusia akan dikalahkan di Suriah sebagaimana nasib Uni Soviet di Afghanistan.

ISIS sebelumnya telah mengklaim bertanggung jawab atas jatuhnya pesawat Rusia tersebut paling tidak dalam tiga kali kesempatan.

Beberapa jam setelah pesawat Rusia itu jatuh, Wilayatu Sinai mengeluarkan sebuah pernyataan bahwa “tentara khilafah telah berhasil menjatuhkan pesawat Rusia.” Radio milik kelompok ISIS, Al-Bayan, juga merilis pernyataan yang sama dalam versi audio. Tanggal 4 November, ISIS kembali mengatakan bahwa mereka bertanggung jawab melalui sebuah pesan audio dengan argumentasi tambahan yang menantang bahwa mereka tidak harus membuktikan bagaimana cara mereka menghancurkan pesawat Rusia itu. Meski demikian, kelompok loyalis Al-Baghdadi itu menambahkan, mereka akan merilis video bukti-bukti yang mendukung klaim mereka itu di masa yang akan datang. Dalam video terbarunya saat ini belum ada bukti-bukti yang ditampilkan.


Sabtu, 31 Oktober 2015

4 Anggota Peshmerga-Kurdi di Eksekusi Daulah Islam (IS) di Lokasi Turunnya Pasukan Khusus Salibis AS Minggu Lalu di Hawijah Karkuk

  4 Anggota Peshmerga-Kurdi di Eksekusi Daulah Islam (IS) di Lokasi Turunnya Pasukan Khusus Salibis AS Minggu Lalu di Hawijah Karkuk

Karkuk (shoutussalam.co)- Kantor Berita A’maq : Sumber resmi dari dalam A’maq menuturkan bahwa para pejuang (mujahid-red) Daulah Islam (IS) telah melaksanakan eksekusi mati terhadap empat anggota Peshmerga di lokasi penjara yang sama tempat turunnya pasukan khusus salibis Amerika minggu lalu.

Sebagaimana ramai diberitakan sebelumnya, bahwa Pasukan Khusus Salibis Amerika mendarat di kota Hawijah tepatnya di lokasi penjara milik Daulah Islam (IS), dimana di dalam penjara tersebut diisi oleh tentara-tentara Kurdi-Peshmerga tahanan mujahidin Daulah Islamiyah (IS).

Redaksi shoutussalam secara resmi menerbitkan berita terkait dengan 2 sumber pertama dari wilayah Karkuk resmi dan kedua dari Kantor berita A’maq (baca: Kantor Berita A’maq : Tentara Khusus Amerika Gagal Turun dari Udara Untuk Bebaskan Peshmerga Tawanan Daulah Islamiyah) – wilayah Karkuk Resmi IS (baca : Pasukan Khusus Salibis Tewas dan Luka-Luka dalam Operasi gagal masuki Penjara Umum Daulah Islam di Hawijah Karkuk)

Ternyata, Pasukan Salibis Amerika turun ke lokasi penjara Daulah Islam (IS) di Hawijah Karkuk bukan inisiatif sendiri, di balik semua itu terjalinnya koordinasi Amerika bersama Pemerintahan Kurdistan dengan target pembebasan seluruh tahanan Kurdi-Peshmerga yang ditawan oleh Daulah Islam (IS), tutur A’maq media, telisik punya telisik satu sama lain memiliki kepentingan besar.

Amerika Serikat Mengirim Pasukan Darat Untuk Memerangi Negara Islam IS di Suriah



WASHINGTON (voa-islam.com) – Sesudah Rusia melakukan serangan udara secara besar-besara ke kota-kota yang dikuasai oposisi, sekarang Presiden Amerika Barack Obama mengambil keputusan mengerahkan pasukan khusus Amerika di Suriah.

“Amerika akan mengirim pasukan darat, yang akan memerangi kelompok Daulah Islam Irak dan Suriah (ISIS)”, ungkap Obama di Gedung Putih, Jum'at, 30/10/2015.
Mula-mula Amerika Serikat akan mengerahkan "kurang dari 50" pasukan khusus yangn akan membantu kelompok oposisi yang “moderat” sebagai penasehat, kata pejabat Amerika Serikat, sebagai kekuatan utama, sesudah berlangsung pertemuan di Wina, yang ingin mencari jalan solusi politik, Jum'at.

Presiden Barack Obama secara resmi akan mengirim satuan pasukan khusus yang berskala kecil - kurang dari 50 – dan bertugas secara khusus dan akan ditempatkan ke utara Suriah. Di mana mereka akan membantu koordinasi pasukan pasukan darat dan upaya koalisi melawan ISIS," kata seorang pejabat senior Pentagon.

Seorang pejabat pertahanan Amerika mengatakan akan mengirim pesawat tambahan, termasuk F-15, yang digunakan membantu pejuang oposisi, dan ditempatkan di pangkalan udara Incirlik di Turki.
Sumber Pentagon mengatakan, langkah ini diharapkan akan diumumkan pada hari Jumat (kemarin), dan langkah Washington ini mencerminkan strategi yang lebih luas yang bertujuan memperkuat oposisi moderat di Suriah, termasuk Washington mengintensifkan upaya menemukan solusi diplomatik untuk mengakhiri perang yang sudah berlangsung selam empat.


Rabu, 28 Oktober 2015

Negara Islam (IS) Kuasai 19 Pos Pemeriksaan Rezim Assad dan Milisi Sekutu di Pinggiran Aleppo




ALEPPO, SURIAH (voa-islam.com) - Daulah Islam (IS) menguasai 19 pos pemeriksaan rezim Bashar Al-Assad dan milisi sekutunya di pinggiran kota Aleppo, terus melanjutkan gerak maju mereka pada hari Selasa (27/10/2015) melawan pasukan pemerintah Suriah dan loyalis sekutu dekat kota terbesar kedua Suriah di bagian utara, para aktivis lokal melaporkan.

Setelah kontrol IS atas lokasi-lokasi strategis di jalan raya Khanasser-Ithreya dekat Aleppo, bentrokan sengit meletus antara anggota IS dan pasukan pro-rezim.

Tentara pro-Assad berusaha untuk mendapatkan kembali daerah yang jatuh ke tangan IS di pedesaan Aleppo.

Berbicara kepada ARA News, aktivis hak-hak sipil Wael Mohammed mengatakan bahwa IS mampu mengontrol pompa air di daerah Ithreya, mengambil alih barikade Thirayan di jalan raya Khanasser.

Barikade Thirayan, yang digunakan sebagai markas keamanan oleh kelompok Palestina Liwaa al-Quds, telah diserang oleh bom mobil IS, di mana serangan itu telah menyebakan lebih dari 20 anggota kelompok Al-Quds tewas.

Dengan memutus jalan Aleppo-Khanasser, IS telah memotong jalur suplai antara Hama dan lingkungan yang dikuasai rezim di kota Aleppo. Jalan ini dianggap sebagai satu-satunya jalur suplai untuk tentara Assad menuju kota Aleppo.

Selasa, 27 Oktober 2015

Serangan Bom Kereta Daulah Islam (IS) Tewaskan Puluhan Tentara Suriah di Timur Aleppo


ALEPPO, SURIAH (voa-islam.com) - Daulah Islam (IS) pada hari Ahad (25/10/2015) bergerak maju di pedesaan timur Aleppo yang dikuasai tentara rezim Assad Setelah melakukan sejumlah serangan bom mobil di lokasi pasukan pemerintah Suriah, para aktivis lokal melaporkan.

IS mampu merebut beberapa posisi kunci di dekat kota al-Sufeira di timur Aleppo.

Mereka juga telah menguasai pangkalan militer rezim di desa Tel Aran di pedesaan timur Aleppo setelah bentrokan sengit.

Berbicara kepada ARA News di Aleppo, aktivis media Wael Mohammed menegaskan bahwa IS mampu merebut tiga bangunan yang digunakan oleh pasukan rezim sebagai pangkalan militer di desa Tel Aran setelah pertempuran sengit antara kedua belah pihak di pinggiran desa.

Hal ini ditambah dengan sekitar empat bom mobil yang dilakukan para anggota IS di pinggiran Tel Aran dan dekat kota al-Sufeira, menyebabkan kematian puluhan pasukan pro-rezim.

"Militan Daesh (IS) juga telah menghancurkan dua senapan mesin (14,5 kaliber) milik pasukan rezim di daerah," kata Mohamed kepada ARA News.

Selama beberapa hari terakhir, pasukan pro-rezim telah berulang kali menyerang lingkungan IS di daerah timur Aleppo dalam upaya untuk mendobrak pengepungan yang dikenakan pada para tentara pemerintah yang terkepung di dalam bandara militer Kweiris. Namun demikian, para pejuang IS mampu membuat keuntungan baru di provinsi tersebut. (an/AN)

Rabu, 14 Oktober 2015

Media Islam melaporkan : Pesan Audio Terbaru Abu Muhammad Al Adnany, Katakanlah Kepada Kuffar Kalian akan dikalahkan !

  Pesan Audio Terbaru Abu Muhammad Al Adnany, Katakanlah Kepada Kuffar Kalian akan dikalahkan !

Al-Furqan (shoutussalam.co)- Juru bicara Daulah Khilafah Islamiyah, Syaikh Abu Muhammad Al Adnany kembali muncul dalam pidato audio terbaru yang di Departement Media Al Furqan, sayap media Daulah Khilafah Islamiyah pada selasa (13/10/15) berjudul “Katakanlah kepada orang-orang kafir bahwa kalian akan dikalahkan”.
abo aladnany-kalimah jadid
Katakanlah kepada orang-orang kafir bahwa kalian akan dikalahkan. [Pesan Audio Terbaru Jubir Daulah Islamiyah, Abu Muhammad Al Adnany As-Syamiy – Hafidzhahullah –

Khamis, 8 Oktober 2015

Media Islam Melaporkan : Tentera Negara Islam IS Yang Telah Berhasil Menargetkan Para Periwa Tinggi Arab Saudi Dan Emirat Arab

812219306_105466
Aden Abyan,(Shoutussalam.co), Breaking News 22 Dzulhijjah 1436 H,Aksi para kesatria pemberani Junud Khilafah telah membuahkan hasil Dalam sebuah ‘amaliyah (operasi) penuh berkah yang dengan sebab itu Allah mudahkan jalannya, yaitu empat ‘amaliyah istisyhadiyah (operasi bom syahid) yang menargetkan kumpulan para perwira militer Saudi dan Emirat (UEA) serta Yaman, dimana ‘amaliyah diawali dengan menargetkan Hotel Palace/Istana (Markas Besar Pemerintahan) oleh al-Akh al-Istisyhadi (Abu Sa’ad al-‘Adeni) kemudian disusul oleh al-Akh al-Istisyhadi lainnya (Abu Muhammad al-Sahli) dengan mobil Hummer yang penuh dengan bahan peledak sehingga meluluhlantakkan (Markas Besar Pemerintahan) dan membinasakan apa yang ada didalamnya dari kalangan tentara dan prajurit, segala puji bagi Allah

‘Amaliyah (operasi) yang ketiga dilaksanakan oleh al-Istisyhadi (Aus al-‘Adeni) dengan membawa kendaraan lapis baja penuh dengan bahan peledak yang menerobos ke dalam (Markas Besar Pusat Operasi) pasukan Saudi dan Emirat hingga dengan karunia Allah dapat membinasakan puluhan dari mereka, serangan ke empat meluncurkan al-Akh (Abu Hamzah al-Shan’ani) dengan membawa kendaraan lapis baja penuh dengan bahan peledak yang diledakkan pada (Markas Besar Administrasi Militer Emirat/UEA).

Selasa, 29 September 2015

Media Islam Melaporkan : Serangan Bom Syahid Abu Ubaydah Dari Malaysia Lumat Habis Pasukan Kafir Syiah di Timur Laut Fallujah Iraq

Abu Ubaydah al Malaysiy


Azzam Media – Serangan istisyhadiyyah skala besar dengan material bom seberat total tujuh ton melumat habis pasukan Shofawiyyin dan milisi Hasyad Sya’biy Rofidhiy di pinggiran kota al Karmah, timur Fallujah, pada Ahad (13 Dzulhijjah).

Laporan koresponden Azzam Media di wilayah Fallujah menuturkan, eksekutor serangan berbarokah ini adalah Junud Daulah Islamiyyah asal bumi Malaysia, Abu ‘Ubaydah -taqobbalahullah-. Mujahid muda yang kiprah jihadnya dari bumi Syam di Halab hingga Iraq di Fallujah tersebut membawa tujuh ton bom yang diangkut oleh satu unit truk lapis baja.

Serangan yang diakui sendiri oleh rezim Syiah Iraq sebagai kekalahan mereka yang paling mematikan tersebut menargetkan markas pasukan Shofawiyyin dan milisi Rofidhoh Hasyad Sya’biy di distrik Albu Hiirot, dekat jembatan 28 al Karmah. Bola api raksasa yang ditimbulkannya menghancurkan total barisan murtaddin. [kholid]

Sabtu, 12 September 2015

Media Islam Melaporkan : Pertempuran Obama vs Daulah Khilafah (Islamic State) gagal

Opini: pertempuran Obama vs Daulah Khilafah (Islamic State) gagal

Shoutussalam, IS (Islamic State) , Adalah Negara Islam yang berawal dari Iraq dan Suriah yang kini telah memiliki wilayah dengan tamkin atau kuasaan yang telah layak di sebut sebagai Kekhilafahan Islamiyah secara Syariah telah mengambil Mosul dan Ramadi di Irak, telah mengambil Palmyra di Suriah selatan dan menyebar melalui Yaman, Libya, Mesir, Afghanistan, Aljazair dan di luar.
Amerika Serikat tidak memiliki strategi terhadap Daulah Khilafah dan taktik yang di upayakan oleh pemerintahan Obama gagal.

Pada awal Juli, Obama mengumumkan melakukan serangan udara itu adalah upaya yang terbaik dalam pertempuran melawan Islamic State. “Seperti halnya upaya militer, akan ada periode kemajuan,” ia mulai mudah-mudahan, “tapi ada juga akan ada beberapa kemunduran -. Seperti yang kita lihat dengan keuntungan IS di Ramadi di Irak dan Suriah tengah dan selatan”

Ya, Obama telah mengalami kekalahan

Para pejabat pemerintahan Obama bersikeras bahwa IS tidak lah kuat dan tidak sekokoh yang di bayangkan. Pemimpin senior telah ditembak mati oleh drone, dan banyak pejuang telah syahid insyaAllah. Tapi IS terus menarik pejuang asing, dan para pejabat intelijen mengakui bahwa meski terdapat 10.000 kematian di pihak IS, kekuatan kelompok para Junud Khilafah diperkirakan 20.000 sampai 30.000, hampir tidak berubah dari ketika Amerika Serikat mulai beroperasi lebih intensif pada tahun 2013.

Jumaat, 11 September 2015

Media Islam Melaporkan : Mata Uang Dinar Daulah Islamiyah (IS) Akan Singkirkan Dollar AS & Uang Kertas Lainnya?


 


IRAK (voa-islam.com) – Kamis (10/09/15) setelah merilis film Return of The Gold Dinar, kali ini Daulah Islamiyah (IS) mempublikasikan sambutan rakyat yang berada di bawah pemerintahannya atas kebijakan pemberlakuan mata uang dinar.

Rilisan kali ini adalah garapan Departemen Media Daulah Islamiyah wilayah Ninawa menyuguhkan testimoni masyarakat diedarknnya mata uang dinar.

Video yang berdurasi 05:44 menit itu menampilkan beberapa warga kota Mosul yang mengemukakan pandangan mereka, dimana mereka sangat bahagia atas kehadiran mata uang dari emas ini.

“Dengan izin Allah, mata uang ini nanti akan menggantikan dollar. Dan akan digunakan dari ujung timur hingga ujung barat” tutur salah seorang warga Mosul.

Baik itu tentara Daulah Islamiyah maupun rakyat menganggap penerbitan mata uang dinar ini sebagai tanda kejayaan Islam dan pukulan kuat atas Amerika dan antek-anteknya.
Link Video : Dinar

[hanif/arabi]

iklan : BISNES MUDAH SEPERTI I23..  http://autodownline123.com/?ref=45184

Sabtu, 5 September 2015

Media Islam Melaporkan : 4 Tentara AS Terluka dalam Serangan Bom Pinggir Jalan di Semenanjung Sinai


 

(voa-islam.com) - Enam tentara penjaga perdamaian internasional, termasuk empat asal Amerika Serikat, terluka hari Kamis (3/9/2015) dalam dua pemboman pinggir jalan di Semenanjung Sinai Mesir di mana jihadis afiliasi Daulah Islam (IS) aktif beroperasi, kata para pejabat keamanan Mesir dan AS.

Pasukan penjaga perdamaian tersebut, bagian dari pasukan yang memonitor perjanjian perdamaian 1979 antara Mesir dan Zionis Israel, berbasis di utara semenanjung Sinai, di mana IS telah menewaskan puluhan tentara dalam berbagai serangan.

"Kami menyadari bahwa empat Pasukan penjaga perdamaian AS dan dua pasukan MFO terluka hari ini (Kamis) dalam dua ledakan IED di timur laut Sinai," kata juru bicara Departemen Pertahanan AS Kapten Jeff Davis dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.

"MFO mengevakuasi para tentara tersebut melalui udara ke fasilitas medis di mana semua menerima pengobatan untuk luka yang tidak mengancam kehidupan."

Tidak ada kata segera tentang kebangsaan dari dua penjaga perdamaian lainnya. Dua belas negara memberikan kontribusi pasukan untuk misi tersebut, termasuk Australia, Inggris dan Kanada, serta Amerika Serikat.

Post Paling Popular

Post 7 Hari Popular

Followers

Senarai Blog Bisnes

Arkib Blog