Cari Data Anda Nak

Pelawat Sejak Mac 2009

Sabtu, 29 November 2014

Memenggal Kepala Bolehkah Dalam Islam ? EDISI EKLSUSIF

  Memenggal Kepala Bolehkah Dalam Islam ? EDISI EKLSUSIF
Shoutussalam – Saat ini masih dapat kita jumpai beberapa orang yang beranggapan bahwa aksi memenggal kepala yang akhir-akhir ini dilakukan oleh mujahidin adalah kejam dan sama sekali tidak diajarkan oleh Islam.

Namun benarkah demikian ? Untuk menjawab pertanyaan-pertanyaan yang bermunculan, kami menghadirkan sebuah versi lengkap dari serial sebelumnya dalam bentuk ebook yang in sya Allah akan menjawab pertanyaan hingga pernyataan yang bermunculan mengenai pemenggalan kepala yang dilakukan oleh mujahidin belakangan ini.

Ditulis oleh Syaikh Mahmud ibn Husein dan telah diterjemahkan ke dalam bahasa Indonesia oleh Zonder, serta telah terbit sebuah E-Book dengan judul: “Memenggal Kepala Bolehkah Dalam Islam ?”

__________

Download Versi PDF :
http://www.4shared.com/office/l8lcltlLba/Bolehkah_Memenggal_Kepala_Dala.html

[muhammad/ss]

Jumaat, 28 November 2014

Memenggal Kepala Bolehkah Dalam Islam ? (bagian 3)

Memenggal Kepala Bolehkah Dalam Islam ? (bagian 3) 
       Iklan Penaja
PENJIMAT MINYAK PETROL  
BERBAIK!!! UNTUK KENDERAAN ANDA
                       
Oleh Syaikh Mahmud ibn Husein

Terjemah: Zonder

dan selainnya, dari kalangan yang ikut keluar berperang di Syam dari para sahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam, dan mereka tidak mengingkari hal itu, dan tidak menyelisihinya.
Maka ini menunjukkan akan perhatian mereka atas hal ini, dan jika hal itu memang seperti itu, dan mereka adalah orang-orang yang dipercaya atas apa yang mereka lakukan, karena mereka adalah orang-orang yang faham (fuqaha) dien ini, maka atas apa yang mereka lakukan berarti mubah (diperbolehkan), karena dalam perbuatan ini ada bentuk pengokohan terhadap dien dan penguasaan atas musuh dan orang-orang kafir, dan apa yang dilakukan oleh Abu Bakar, dari ketidak-sukaannya akan hal ini bisa jadi bermakna tawaqufnya, dan sebenarnya pendapat beliau terdapat kesepakatan, dan

dalam kasus seperti ini dikembalikan kepada pandangan para imam yang juga mengalami kejadian seperti ini lalu menjelas-kannya, lalu melakukan sesuatu yang mereka pandang benar, dan apa yang mereka pandang sebagai ke-butuhan kaum muslimin, dan apa yang tidak mereka butuhkan, dan dari perbuatan Abdullah bin Zubair radhiyallahu anhu dalam masalah kepala yang disodorkan kepadanya, beliau tidak mengingkarinya, dan bersamanya ketika itu ada sebagian shahabat Rasulullah shallallahu alaihi wa salam, dan mereka bersikap dengan sikap yang sama”.

Berkata Ad-Dumairi di dalam An-Najm al-Wahhaj fie Syarhi al-Minhaj (jilid IX); “Memindahkan (membawa) kepala orang-orang kafir ke negeri kaum muslimin telah disepakati ketidak-haramannya, dan dalam hu-kum makruhnya terdapat perbedaan pendapat;


Khamis, 27 November 2014

Memenggal Kepala Bolehkah dalam Islam ? (bagian 2)

    Memenggal Kepala Bolehkah dalam Islam ? (bagian 2) 
    Iklan Penaja
PENJIMAT MINYAK PETROL  
BERBAIK!!! UNTUK KENDERAAN ANDA

Oleh Syaikh Mahmud ibn Husein

Terjemah oleh: Zonder

Ibnu ‘Athiyah berkata di dalam Al-Muharrar al-Wajiz: (Maka tebaslah batang leher mereka) adalah bentuk mashdar (kata dasar) yang bermakna fi’l (kata kerja), artinya: maka tebaslah batang leher mereka. Dan disebutkan salah satu jenis cara membunuh yang paling dikenal dan dimengerti”.

Ibnu Katsir berkata di dalam tafsirnya: “Allah Ta’ala berfirman memberi bimbingan kepada orang-orang yang beriman terhadap hal yang bisa dijadikan sandaran dalam perang mereka melawan orang-orang musyrik; (“Maka apabila kamu bertemu dengan orang-orang kafir (di medan perang), maka tebaslah batang leher mereka.”) yakni: apabila kamu berhadap-hadapan dengan mereka (di medan perang-pent) maka intailah mereka dengan ketat menggunakan pedang”.

Al-Mawardi berkata dalam Al-Ahkam As-Sulthaniah: “Maka (bagi amir) dalam masalah tawanan boleh memilih hal yang paling mashlahat dari empat hal; yang pertama: dengan membunuh mereka dengan me-menggal kepala mereka…”.


Rabu, 26 November 2014

Kertas Putih IS Dibentang Bukti Rejim Najib Razak Adalah Budak Amerika

      Iklan Penaja
http://usahawanjutawan33.blogspot.com/p/siapa-di-antara-andayang-ingin.html
Kenyataan Umum
25 November 2014

Kertas Putih IS Dibentang Bukti Rejim Najib Razak Adalah Budak Amerika

SOLIDARITI ANAK MUDA MALAYSIA (SAMM) kecewa dengan tindak tanduk Perdana Menteri yang terus tunduk dan takut dengan Amerika Syarikat. Esok, 26 November 2014, Najib Razak akan menggunakan Parlimen Malaysia untuk membuktikan negara ini akan terus kekal mampu menjadi budak Amerika yang baik.

SAMM mendapat maklumat bahawa pada jam 11.30 pagi esok, Najib Razak sendiri akan membentangkan Kertas Putih mengenai IS (Islamic State). Desakan pembentangan kertas putih ini langsung tidak kedengaran tuntutannya dalam negara bagi menuntut penjelasan mengenainya selain daripada desakan Amerika Syarikat dan salakan 2-3 kerat pemimpin yang disusun bagi menunjukkan Malaysia adalah alat kepada Amerika Syarikat.

Kertas putih adalah satu cara berdasarkan sistem demokrasi berparlimen bagi memberikan penjelasan dan mencari kebenaran bagi sesuatu persoalan besar dalam negara. Mengapa Najib memilih IS?
Mengapa tidak ada kertas putih berhubung MH 370? Kenapa tidak ada kertas putih untuk MH17 dan insiden serangan di Lahad Datu? Atau mengapakah tidak dibentangkan laporan RCI berhubung isu pemberian kad pengenalan kepada warga asing di Sabah yang telah tertangguh lama dan juga telah dijanjikan oleh Menteri untuk dibentangkan pada sesi mesyuarat kali ini?

Jawapannya adalah mudah. Rejim yang ada hari ini tidak pernah mempedulikan rakyat sendiri. Isu MH17 dan MH370, kita tersepit dalam pertembungan politik dunia dan sangat ketakutan apabila diugut. Rejim Pemerintah langsung tidak mempunyai keberanian untuk bangkit mempersoalkan apa jua yang berlaku walaupun ia telah mengakibatkan nyawa ramai manusia melayang, harta benda dan kedaulatan negara sendiri.

Isu Lahad Datu juga adalah satu isu dan masalah yang dicipta kerana kerakusan sendiri untuk mempertahankan kuasa yang akhirnya telah memangsakan pasukan keselamatan dan rakyat sendiri. Sementara, isu RCI Sabah, jikalau ia dibentangkan sudah pasti ia akan membogelkan rejim ini diatas onar yang dilakukan mengkhianati kedaulatan dan demokrasi negara. Sekali lagi ia dilakukan hanya kerana kerakusan mahu mengekalkan kuasa pemerintahan.

Kesimpulannya, pembentangan kertas putih mengenai IS esok telah membuktikan bahawa Perdana Menteri yang kita ada hari ini adalah Perdana Menteri yang paling lemah dan lemau dalam sejarah negara. Tidak langsung mempedulikan kesejahteraan dan keselamatan rakyat sendiri tetapi terus mahu menjadikan Malaysia sebagai Budak Amerika Syarikat Yang Paling Setia.

Che’Gu Bard
Pengasas
Solidariti Anak Muda Malaysia (SAMM)

Memenggal Kepala Bolehkah dalam Islam ? (Bagian 1)

Memenggal Kepala Bolehkah dalam Islam ? (Bagian 1) 
                    Iklan Penaja
http://usahawanjutawan33.blogspot.com/p/siapa-di-antara-andayang-ingin.html
Ditulis oleh: Syaikh Mahmud Ibn Husein

Terjemah: Zonder

Zaman kita seolah tidak pernah sepi untuk menyuguhkan hal-hal aneh dan mengherankan, bahkan dari sebuah musibah, hal itu membuat bimbang perasaan, dan belum lagi kita sempat keluar dari satu masalah kita telah jatuh lagi ke masalah lainnya yang semisalnya, seolah tidak ada lagi kata ampun.
Baru beberapa tahun yang lalu; orang-orang Amerika membunuh 1,5 juta jiwa warga Iraq, mayoritas adalah anak-anak, mereka menghancurkan Iraq secara total, juga merampas kehormatan para wanita Ahlus-sunnah Iraq, dan apa yang terjadi di Abu Ghuraib dan yang semisalnya tidak akan hilang dari ingatan kita, kemudian mereka menguasakan orang-orang Rafidhah yang telah menimpakan siksaan berat atas kaum muslimin, mereka membunuh kaum laki-laki, menyandera kaum wanita, menghancurkan rumah mereka, merampas harta mereka, dan semua ini di bawah perlindungan dan arahan Amerika. Seolah kita lupa ini semua lalu menangisi kematian satu orang warga Amerika yang dieksekusi oleh Daulah Islam!!

Aku tidak tahu apa yang harus ku ucapkan, otakku bingung memikirkan kata-kata yang kubaca dan kude-ngar dari orang-orang yang aku tidak tahu siapa sebenarnya mereka! Jutaan kaum muslimin dibunuh, disiksa dan diusir, puluhan ribu kaum wanita muslimin dirampas kehormatannya dan orang-orang Amerika memperkosa mereka, namun justru mereka menangisi seorang kafir harbi non-arab, yang nashrani, warga Amerika dan memasuki wilayah Daulah Islam tanpa ada perjanjian – dan dia tahu apa makna Daulah Is-lam. Apakah yang seharusnya dilakukan para tentara Daulah adalah memukul punggung orang kafir harbi Amerika ini dan meludahi wajahnya?


Selasa, 25 November 2014

Sesungguhnya Daulah Islamiyyah Itu Adalah janji Allah Ta’ala -In Syaa Allah-

              
Sesungguhnya Daulah Islamiyyah Itu Adalah janji Allah Ta’ala -In Syaa Allah- 1
 Iklan Penaja
PENJIMAT MINYAK PETROL  
BERBAIK!!! UNTUK KENDERAAN ANDA
“Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kalian dan mengerjakan amal-amal yang saleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa, dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridai-Nya untuk mereka, dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka, sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apa pun dengan Aku. Dan barang siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik” (An Nuur: 55)
Dan itu merupakan ketentuan Allah Ta’ala yang sudah digariskan, di mana bila kaum mu’minin mustadl’afin kembali kepada ajaran Allah dan para thaghut semakin durjana, maka itu adalah awal tanda kehancuran para thaghut dan keberkuasaan orang-orang mu’min:
“Dan Kami hendak memberi karunia kepada orang-orang yang tertindas di bumi (Mesir) itu dan hendak menjadikan mereka pemimpin dan menjadikan mereka orang-orang yang mewarisi (bumi). Dan akan Kami teguhkan kedudukan mereka di muka bumi dan akan Kami perlihatkan kepada Firaun dan Haman beserta tentaranya apa yang selalu mereka khawatirkan dari mereka itu” (Al Qashash: 5-6)
Dan Dia sekarang memperlihatkan kepada para thaghut dan aparatnya kehancuran diri dan kekuasaan mereka lewat tangan bala tentara Daulah Khilafah, dan kehancuran mereka akan terus berkelanjutan dan mereka akan jatuh satu demi satu.
Dan itu dikarenakan syari’at jihad di atas kejelasan tauhid ditegakkan oleh Daulah Islamiyyah. Dan ini adalah bukti nyata sabda Rasulullah shallallahu ‘alahi wa sallam.

Ahad, 23 November 2014

PELUANG MENAJA BLOG PROfm.Com harga murah. [ Iklan ]

     Iklan Penaja
http://usahawanjutawan33.blogspot.com/p/siapa-di-antara-andayang-ingin.html
Salam kepada terbaca blog ini.

Dari : Blog PROfm.com

PERHATIAN!!! SEMUA...

PIHAK KAMI MEMBUKA KEPADA MEREKA YANG INGIN MENAJA BLOG KAMI, DENGAN MEMBELI RUANG IKLAN KAMI.

HASIL JUALAN INI UNTUK TABUNG ANAK-ANAK SEKOLAH DAN MEREKA-MEREKA YANG MEMERLUKAN.

Link sini : http://pro-fm7.blogspot.com/p/blog-page_4.html

Khamis, 20 November 2014

Kenali Jurucakap Mujahidin IS Biografi Syaikh Al-Adnani

  Biografi Syaikh Al-Adnani, Sang Manjanik Daulah Islam   
 Iklan Penaja


PENJIMAT MINYAK PETROL  


BERBAIK!!! UNTUK KENDERAAN ANDA

Shoutussalam Islamic Media
menghadirkan
Terjemah Indonesia Risalah
Judul Risalah: Al-Lafzhu As-Sani min Tarjamah Al-‘Adnani
Judul Terjemahan: Biografi Syaikh Al-Adnani, Sang Manjanik Daulah Islam
Penulis: Syaikh Turki Al-Bin’ali
Tanggal terbit: 26 Mei 2014
Penerjemah: Ganna Pryadha

Dengan nama Allah yang Maha Pengasih lagi Maha Pemurah
Prolog
Segala puji bagi Allah yang memuliakan orang-orang bertauhid. Shalawat serta salam untuk  Nabi yang jujur lagi terpercaya, juga untuk kerabat keluarga dan para sahabat beliau.
Amma ba’du.

Sebenarnya untuk orang sekaliber seperti Syaikh Mujahid Abu Muhammad Al-Adnani –semoga Allah menjaganya—tidak perlu lagi dijelaskan biografinya. Para ulama mengatakan, “Orang-orang yang terkenal tidak perlu diperkenalkan lagi.”

Hanya saja, akhir-akhir ini, saya menyaksikan banyak pelanggaran dan pelecehan terhadap simbol-simbol umat, para tokohnya, para pahlawannya, dan para ksatrianya. Sampai-sampai saya mendengar seorang murid Syiah Rafidhah Hani As-Siba’i melecehkan Syaikh kami dengan penuh distorsi dan kedustaan. Dia melabelinya dengan label-label yang melecehkan dan menistakan. Ada adagium (pepatah) Arab mengatakan, “Setiap wadah akan menumpahkan muatannya!”

Oleh karena itu, ada baiknya bagi saya untuk menuliskan biografi singkat untuk Sang Ksatria penyampai penjelasan dan keterangan (baca: juru bicara) yang akan disukai para wali Allah dan dibenci para musuh-Nya!

Imam Muslim mengeluarkan sebuah riwayat di dalam Shahih-nya, dari Ibnu Sirin Rahimahullahu yang berkata,

لَمْ يَكُونُوا يَسْأَلُونَ عَنِ الْإِسْنَادِ، فَلَمَّا وَقَعَتِ الْفِتْنَةُ، قَالُوا: سَمُّوا لَنَا رِجَالَكُمْ، فَيُنْظَرُ إِلَى أَهْلِ السُّنَّةِ فَيُؤْخَذُ حَدِيثُهُمْ، وَيُنْظَرُ إِلَى أَهْلِ الْبِدَعِ فَلَا يُؤْخَذُ حَدِيثُهُمْ
“Dulu mereka (para ulama) tidak pernah bertanya tentang sanad. Namun ketika terjadi fitnah, mereka pun berkata, ‘Sebutkan pada kami rijal (para pelansir hadits) kalian.’ Apabila dilihat rijal tersebut dari kalangan Ahlussunnah, maka diterimalah haditsnya, dan jika dari kalangan ahli-bid’ah, maka tidak diterima.”

Perjuangan Mencari Ilmu

Sejak kecil, Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani Asy-Syami tumbuh dalam kecintaan terhadap masjid. Beliau rutin mendatanginya setiap waktu. Sejak kecil juga, beliau memiliki kegemaran terhadap membaca dan menelaah. Sampai-sampai, jika keluarga dan kerabatnya hendak membelikan hadiah, maka mereka membelikan buku-buku cerita dan buku-buku kecil untuknya. Karena mereka tahu bahwa Al-Adnani kecil lebih menyukai buku, sehingga mereka lebih mengutamakan membeli buku ketimbang mainan anak-anak!

Oleh sebab itu, Syaikh Al-Adnani mendapatkan banyak wawasan umum sejak kecilnya. Beliau akan membaca buku apa pun yang ada di tangannya, termasuk kitab-kitab tentang bahasa, filsafat, dan lain sebagainya. Kemudian Syaikh Al-Adnani diberi kesempatan untuk mengikuti halaqah (pengajian) Al-Quran, dan mulailah memperdalam bacaan Al-Quran kepada salah seorang qari` Al-Quran, lalu menghafal Al-Quran, dan berhasil menyelesaikan hafalan secara sempurna dalam waktu kurang dari setahun!

Hobi membaca yang dimiliki Syaikh Al-Adnani selanjutnya beralih dari buku-buku umum ke buku-buku bertema khusus –dalam disiplin ilmu-ilmu agama—dimulai dari kitab-kitab tafsir Al-Quran. Kitab tafsir favoritnya adalah Tafsir Ibnu Katsir yang dibacanya berulang-ulang kali, kemudian kitab tafsir Fi Zhilal Al-Qur`an. Sampai-sampai Syaikh Al-Adnani begitu menyukai gaya penulisan tafsir Fi Zhilal Al-Qur`an. Pun demikian dengan kitab-kitab hadits, terutama literatur terpenting menurutnya, yaitu kitab Shahih Al-Bukhari dan Shahih Muslim yang ditelaahnya secara bergantian. Begitu juga dengan kitab-kitab fikih secara umum. Syaikh Al-Adnani sangat menyenangi kitab-kitab karya Imam Asy-Syaukani Rahimahullahu, terutama kitab Nail Al-Authar, dan bersungguh-sungguh menelaah pembahasan fikih jihad.

Syaikh Al-Adnani juga membaca kitab semisal Masyari’ Al-Aswaq yang dibacanya lebih dari tiga kali. Begitu pula dengan kitab-kitab sirah dan tarikh yang diberi porsi perhatian paling utama, khususnya kitab Al-Bidayah wa An-Nihayah yang telah dibaca sebanyak enam kali. Sedangkan kitab-kitab bahasa dan sastra Arab, sebutkanlah literatur-literatur keduanya sekehendak Anda. Ini mengingat, keduanya merupakan disiplin keilmuan yang menjadi spesialisasi dan ranah yang paling dikuasainya!

Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani menelaah hampir semua kitab adab (sastra), semisal Al-Bayan wa At-Tabyin, kitab Al-‘Aqdu Al-Farid, dan yang lainnya. Sebagaimana beliau juga membaca kitab-kitab dawawin (berkenaan dengan syair-syair bangsa Arab) semisal Al-Mu’allaqat beserta sejumlah syarh-nya (kitab penjelas), dan menghafal begitu banyak syair mereka. Saya menduga bahwa Syaikh Al-Adnani hafal diwan (kitab syair) Al-Mutanabbi. Beliau berkata tentang Al-Mutanabbi, “Tidaklah aku memandangnya, melainkan aku merasakan kondisi bangsa Arab ketika masa Jahiliyah dan Islam.” Selain itu, beliau juga menguasai disiplin ilmu nahwu (tata gramatika bahasa Arab) dan mempelajari kitab Al-Ajrumiyah, Qatrun-nada, juga Alfiyah Ibnu Malik. Sedangkan kitab-kitab mu’jam (kamus), Syaikh Al-Adnani menelaah Lisanul-‘Arab karya Ibnu Manzhur, dan lain sebagainya.

Tiada kemuliaan, melainkan bagi ahli ilmu karena mereka berada di atas petunjuk
Siapa yang meminta petunjuk, maka akan mendapatkan dalil-dalil
Timbangan setiap orang berdasarkan apa yang menjadikannya baik
Bagi ahli ilmu, orang-orang bodoh adalah musuh

Guru-Gurunya

Selain belajar dan mengambil manfaat ilmu dari berbagai kitab literatur, Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani juga menuntut ilmu dari sejumlah tokoh ulama di Syam. Dan mengingat situasi keamanan sangat ketat di Suriah yang berada di bawah cengkeraman para thaghut, Syaikh Al-Adnani bersama para rekan sejawatnya bersepakat secara rahasia untuk belajar bersama-sama di sejumlah rumah secara bergiliran, selama bertahun-tahun.

Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala memberinya kesempatan pergi ke Irak, untuk menuntut ilmu dan belajar ke sejumlah ulama. Di antara para ulama yang menjadi guru-gurunya:

  1. Syaikh Abu Anas Asy-Syami Rahimahullahu. Syaikh Al-Adnani menemaninya dalam waktu lama, sehingga dapat mengambil banyak hal baik dari dirinya dan ilmu yang dimilikinya. Syaikh Al-Adnani mengomentari gurunya dalam dua buah bait indah:
Dari Syam terdapat singa Irak, yaitu Abu Anas
Dengan gurauannya sirnalah segala musibah dan terbitlah bahagia
Dalam ranah ilmu, dia bak lautan. Di pertempuran, dia ahli strategi bak insinyur
Dalam ilmu hadits dia ulamanya, dan dalam bidan politik dia seorang jenius
  1. Syaikh Abu Maisarah Al-Gharib Rahimahullahu. Syaikh Al-Adnani menemaninya baik ketika di penjara atau ketika bebasnya, dan belajar banyak hal darinya.
  2. Amirul Mukminin Abu Bakar Al-Baghdadi Hafizhahullahu. Syaikh Al-Adnani menyelesaikan bacaan Al-Quran secara sempurna kepada Syaikh Abu Bakar, melalui hafalannya. Begitu kagumnya, Syaikh Abu Bakar sampai mengomentari, “Saya tidak pernah melihat orang dengan hafalan sepertinya, selain hafalan si Fulan! (mengisyaratkan kepada Syaikh Al-Adnani)”
Jangan mengambil ilmu selain dari para pakar
Dengan ilmu kita hidup dan dengan nyawa kita berkorban
Adapun terhadap orang bodoh maka jauhilah duduk bersama mereka
Akan tersesat orang yang diberi petunjuk oleh orang bodoh

Buku-buku dan Karya Tulisnya

Karena waktu yang dimiliki Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani begitu sempit, maka kebanyakan tulisannya masih berbentuk manzhumah (naskah atau syair yang terpisah-pisah). Di antara tulisan-tulisannya yang mencolok dan berbentuk manzhumah atau mantsur (natsar/prosa):
  1. Matan (teks) tentang fikih dan persoalan-persoalan jihad.
  2. Manzhumah fikih jihad. Hanya saja, tentara Amerika merampas naskah tersebut ketika Syaikh Al-Adnani berada di penjara.
  3. As-Silsilah Adz-Dzahabiyah fi Al-A’mal Al-Qalbiyah, naskah tentang amalan-amalan hati dan segenap persoalannya.
  4. Mu’inah Al-Huffazh, naskah yang memandu para penghafal Al-Quran, dan segala persoalan yang berkaitan dengannya.
  5. Qashidah fi Dzikri Ma’rakah Al-Fallujah Ats-Tsaniyah, memuat sekitar lebih dari 200 bait sanjak.
  6. Syair-syair berjudul Al-Qa`idi. Kumpulan syair kehormatan untuk membantah para pengkritik Al-Qaidah generasi pertama.

Mengajar dan Menyampaikan Ceramah

Syaikh Al-Adnani sangat memerhatikan aktivitas ta’lim (pendidikan) dan tadris (pengajaran), terutama untuk mujahidin fi sabilillah. Bahkan Syaikh Al-Adnani pernah memberikan sekitar 14 pengajaran dalam sehari semalam untuk mereka.

Syaikh Al-Adnani juga mengarahkan upaya dan kerja kerasnya untuk mengajarkan ilmu-ilmu syariat secara umum, serta pelajaran-pelajaran akidah, Al-Quran, bahasa, dan fikih jihad secara khusus. Dalam bidang akidah, Syaikh Al-Adnani mengajarkan hampir seluruh kitab yang berisi matan-matan akidah semisal:
  1. Al-Ushul Ats-Tsalatsah (Tiga Pokok Utama)
  2. Al-Qawa’id Al-Arba’ (Empat Kaidah Akidah)
  3. Syuruth wa Nawaqidh La Ilaha Illallah (Syarat-Syarat dan Pembatal-Pembatal Tauhid)
Tak hanya itu, Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani juga menaruh perhatian terhadap pendidikan terkait persoalan-persoalan keimanan, kekafiran, dan segala hal yang berkaitan dengan pembahasan serius tersebut.

Adapun Al-Quran, Syaikh Al-Adnani menyempatkan diri untuk mengisi berbagai halaqah tashhih tilawah (kajian koreksi baca Al-Quran) dan halaqah tahfizh (menghafal Al-Quran). Di seluruh halaqah itu, Syaikh Al-Adnani lebih memprioritaskan untuk mengajarkan orang-orang yang tidak bisa baca-tulis Al-Quran.

Syaikh Al-Adnani yang merupakan Juru Bicara Daulah Islam ini juga menyampaikan pengajaran dalam bidang bahasa Arab, dan mengajarkan sejumlah matan, termasuk matan Al-Ajrumiyah. Syaikh memiliki metode khusus dalam mengajarkan ilmu nahwu, melalui enam fase pengajaran yang beliau adaptasi dari sejumlah gurunya.

Dalam bab fikih jihad, Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani Asy-Syami mengajarkan sejumlah kitab, di antaranya adalah kitab yang ditulisnya tentang fikih dan persoalan jihad, lalu kitab Al-‘Umdah fi I’dad Al-‘Uddah (karya Syaikh Abdul Qadir bin Abdul Aziz), serta berbagai kitab dan matan lainnya.

Jabatan-jabatan Penting

Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani Asy-Syami terjun ke dalam kancah pergerakan tanzhim jihad sejak permulaan tahun 2000 M, ketika saat itu berbaiat kepada Syaikh Abu Mush’ab Az-Zarqawi Rahimahullahu di Suriah, bersama sekitar 35 ikhwan yang lain. Mereka melakukan I’dad (latihan) untuk memerangi rezim Nushairiyah pada waktu itu, sebelum Amerika masuk ke Irak. Ketika Amerika melakukan invasi ke Irak, Syaikh Al-Adnani berangkat menuju Irak, dan bertemu dengan Syaikh Abu Muhammad Al-Libnani Rahimahullahu.

Berkat keutamaan Allah, sejak saat itu, Syaikh Al-Adnani senantiasa tampil sebagai seorang mujahid di Irak dan Syam. Di antara berbagai kedudukan dan jabatan penting yang pernah diembannya:
  1. Instruktur di kamp pelatihan militer Haditha pada masa Jamaah Tauhid wal Jihad.
  2. Pemimpin kamp pelatihan militer Haditha dan dilantik oleh Syaikh Abu Mush’ab Az-Zarqawi.
  3. Instruktur di kamp pelatihan militer Al-Jazira.
  4. Syar’i (ulama pemegang otoritas) di Sektor Barat, Wilayah Anbar.
  5. Juru Bicara Resmi Daulah Islam Irak.
  6. Juru Bicara Resmi Daulah Islam Irak dan Syam.
  7. Juru Bicara Resmi Daulah Islam (Daulah Khilafah Islamiyah).

Cobaan dan Ujian

Jalan dakwah tauhid dan jihad sarat dengan cobaan dan ujian. Orang yang menapaki jalan ini tidak akan luput dari siksaan dan pemenjaraan! Pemenang di jalan ini hanyalah orang yang konsisten dan sabar. Sebagaimana disebutkan, “Orang yang tidak menjalani permulaan yang membara, maka dia takkan merasakan manisnya akhir yang berkilauan.”

Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani Hafizhahullahu merupakan salah seorang putra yang lahir dari kerasnya gemblengan jalan tersebut. Mereka adalah orang-orang yang mendapat ujian dan cobaan di jalan Allah. Di antara ujian yang pernah dijalani Syaikh Al-Adnani:
  1. Di awal-awal masa dewasa, Al-Adnani muda berulang kali dipanggil aparat keamanan rezim Syiah Nushairiyah Suriah, dan menjalani proses interogasi.
  2. Mendekam dalam penjara rezim Nushairiyah sebanyak tiga kali disebabkan aktivitas dakwah dan jihad, salah satunya di kawasan Albukamal ketika untuk pertama kalinya Syaikh Al-Adnani bertolak menuju Irak. Syaikh Al-Adnani mendekam di dalam penjara selama berbulan-bulan, sampai akhirnya dibebaskan, karena tidak mau memberi pengakuan, padahal sudah mendapatkan siksaan.
  3. Ditahan di penjara-penjara pasukan Amerika sebanyak dua kali. Di salah satu tahanan mereka, Syaikh Al-Adnani dipenjara selama enam tahun, dan dimasukkan ke dalam tenda bersama orang-orang Az-Zarqawi yang notabene adalah sosok-sosok terkemuka yang mengenal lingkaran pertama dari para mujahid di sekitar Syaikh Abu Mush’ab Az-Zarqawi.
  4. Di segenap tubuhnya terdapat berbagai bekas luka. Dan menderita retak di sejumlah tulang di tubuhnya.
Saya memohon kepada Allah agar senantiasa menjaga Syaikh Al-Adnani dari segenap keburukan dan memberi keberkahan pada umur dan amalnya untuk umat ini.

Lika-Liku Kehidupannya

Sepanjang meniti jalan kehidupan intelektual, dakwah, dan jihad, Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani Hafizhahullahu memiliki sejumlah fragmen kehidupan berkesan, di antaranya:
  1. Sewaktu pertama kali duduk mengikuti halaqah tilawah Al-Quran, di dalam jiwa Al-Adnani kecil terpatri tekad bahwa dia akan menjadi qori Al-Quran terbaik di antara rekan-rekannya. Karena baginya, Al-Quran adalah sebuah hobi. Ketika tiba gilirannya untuk membaca, Al-Adnani kecil mengalami lahn (kekeliruan), lalu sang guru mengajinya pun membenarkan bacaannya. Hal tersebut menggoreskan kesan buruk di dalam jiwa sang guru. Dari kesalahan membaca itu, Syaikh Al-Adnani muncullah tekad baja untuk menyempurnakan bacaan dan hafalan Al-Quran.
  2. Pernah, ketika pelajaran tilawah, Syaikh Al-Adnani sampai pada firman Allah: “Barangsiapa yang tidak memutuskan menurut apa yang diturunkan Allah, maka mereka itu adalah orang-orang yang kafir,” (Al-Maa`idah: 44), seketika dirinya tersentak oleh ayat tersebut, lalu berkata kepada salah seorang rekannya, “Apa sumber undang-undang Suriah?” Kemudian sang kawan pun menjawabnya. Syaikh Al-Adnani bertanya kembali, “Seperti apa kekuasaan legislatifnya?” Kawannya pun menjawab lagi. Lalu Syaikh bertanya lagi, “Seperti apa kekuasaan yudikatif dan eksekutifnya?” Setiap kali Syaikh Al-Adnani bertanya, sang kawan pun menjawabnya dengan pengetahuan yang didapat dari sekolah. Syaikh Al-Adnani pun menegaskan, “Wahai Fulan, berarti pemerintahan kita semuanya adalah kafir!” Mendengar pernyataan demikian, kawannya lantas berkata, “Assalamu’alaikum.” Dia pun berpaling meninggalkan Syaikh Al-Adnani. Seperti itulah prinsip yang dimiliki Syaikh Al-Adnani ketika membahas suatu persoalan.
  3. Suatu kali, di usia remaja, Syaikh Al-Adnani dipanggil pihak intelijen rezim Syiah Nushairiyah. Kemudian salah seorang tentara thaghut berkata kepadanya, “Mengapa kamu memanjangkan janggutmu?” Syaikh Al-Adnan menjawab, “Karena saya membaca sejumlah hadits Nabi Muhammad Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam yang menganjurkan hal ini.” Tentar thaghut tadi berseloroh, “Apa hadits-hadits tersebut hanya ditelaah olehmu seorang?!”
Sebagaimana Syaikh Al-Adnani menjelaskan kepadanya tentang persoalan memendekkan celana. Lalu tentara kafir itu berkata kepada Syaikh, “Kenapa kamu menggerakkan jarimu ketika tasyahud?” Memang Syaikh Al-Adnani terkadang menggerakkan jari telunjuknya ketika shalat. Syaikh pun memberikan jawaban berdasarkan riwayat hadits Rasulullah yang dihafalnya. Tentara thaghut itu berkata menyindir, “Masalahnya, di malam hari kalian begini.” Dia mengisyaratkannya tauhid dengan jari telunjuk yang tegak ke atas tanpa bergerak-bergerak. “Dan di siang hari, kalian begini,” ujarnya sambil mengisyaratkan jari telunjuk menunjuk ke arah depan (mendeskripsikan senjata). Syaikh Al-Adnani menandaskan, “Sejak itu tanpa disadarinya, tentara keji itu mengagitasi diriku untuk berjihad.”
  1. Suatu hari di Irak, Syaikh Al-Adnani berangkat bersama tiga orang ikhwan untuk melakukan operasi. Namun rencana mereka terbongkar, sehingga mereka pun diusir oleh para tentara murtad dengan mengendarai mobil. Sampai sekitar 8 kilometer, mereka mengalami kecelakaan disebabkan kecepatan tinggi. Dua orang tentara mencoba untuk menawan mereka. Namun Syaikh Al-Adnani kemudian bersegera lari, dan Abu Bakar Al-Kuwaiti mengikuti di belakang, lalu keduanya bersembunyi di balik batu besar. Mereka berdua terlibat bentrok senjata dengan pasukan murtad dari pukul 9 pagi hingga pukul 12 siang. Selama bentrokan senjata, kedua mujahid itu berhasil mundur melarikan diri sejauh 3 kilometer di padang pasir, sampai akhirnya keduanya berhasil sampai ke sebuah lembah.
Saat itu, pasukan murtad pun menarik diri, setelah pasukan Amerika memberitahu bahwa di lembah tersebut terdapat sekitar sekompi pasukan ‘teroris’. Tak lama kemudian, konvoy pasukan Amerika menyambangi lembah dengan diperkuat sekitar 23 kendaraan tempur –tank dan kendaraan lapis baja lainnya— dan enam jet tempur.

Amerika mulai menggempur dengan meluncurkan dua roket, dan seketika mengakibat tewasnya Abu Bakar Al-Kuwaiti di hadapan mata Syaikh Al-Adnani yang juga menderita luka cukup serius. Syaikh Al-Adnani menenteng senjatanya dan berusaha sekuat tenaga untuk memerangi musuh dengan darah yang tiada henti mengalir dari lukanya. Sampai akhirnya beliau kehabisan amunisi, dan waktu sudah menginjak waktu Ashar. Jarum jam saat itu menunjukkan pukul 16.45. Sungguh elok segala yang telah dan akan dilakukannya.

Sekelumit Kehidupannya

Allah Ta’ala menganugerahkan Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani berbagai perkara mulia dalam setiap perjalanan intelektual, dakwah, dan jihadnya. Di antaranya:
  1. Menghafal surat Al-Maa`idah secara utuh hanya dalam waktu sehari saja.
  2. Termasuk salah seorang mujahid yang pertama kali berjihad di Haditha bersama sekitar 13 orang mujahid. Sampai akhirnya Haditha berhasil mereka kuasai.
  3. Tatkala Syaikh Abu Umar Al-Baghdadi Rahimahullahu dipercaya sebagai Amir Haditha, maka Syaikh Al-Adnani menjadi salah seorang penasihatnya. Syaikh Abu Umar Al-Baghdadi saat itu berkata, “Laki-laki ini akan mempunyai kedudukan penting di kemudian hari!”
  4. Syaikh Al-Adnani termasuk salah seorang mujahid yang paling terakhir meninggalkan kota Fallujah bersama Syaikh Abu Hamzah Al-Muhajir, Abu Al-Ghadiyah, Abu Ar-Rabi’, Abu Ja’far Al-Maqdisi, dan Abu Ashim Al-Urduni.
  5. Selama tugas ribath (jaga perbatasan) –terkadang— Syaikh Al-Adnani berlomba membuat syair dengan Syaikh Abu Hamzah Al-Muhajir Rahimahullahu. Mereka bisa menghabiskan waktu sampai berjam-jam.
  6. Syaikh Al-Adnani begitu dihormati oleh Syaikh Abu Mush’ab Az-Zarqawi. Sampai-sampai Pemimpin Para Syahid itu berkata kepada Syaikh Al-Adnani, “Engkau jangan berkonsultasi kepadaku, tapi berilahu aku informasi.”
  7. Tangan dingin Syaikh Al-Adnani melahirkan sejumlah pencari ilmu yang di kemudian hari memangku jabatan penting di Daulah Islam. Di antaranya adalah Syaikh Manaf Ar-Rawi Rahimahullahu.
  8. Syaikh Al-Adnani adalah orang yang pertama kali menyusun program komprehensif bagi para tahanan, meliputi segenap aspek; syariat, jasmani, dan kemampuan militer. Kemudian program yang diciptakannya ini diikuti oleh para pemuda di segenap bidang.

Prolog
Inilah beberapa informasi terkait biografi Syaikh Abu Muhammad Al-Adnani Asy-Syami Hafizhahullahu yang dijuluki sebagai ‘Manjanik’ Daulah Islam. Kami menuliskannya bukan berdasarkan rumor atau kabar burung, melainkan langsung dari sumber terpercaya berdasarkan informasi valid.

Sebagaimana difirmankan Allah: “Dan kami hanya menyaksikan apa yang kami ketahui, dan sekali-kali kami tidak dapat menjaga (mengetahui) barang yang ghaib,” (Yusuf: 81)

Kami memohon kepada Allah Ta’ala agar memanjangkan umur Syaikh Al-Adnani; menjadikan baik seluruh amalannya, membuat benar setiap perkataannya, dan meneguhkannya di atas kebenaran sampai beliau bertemu Allah dalam keadaan ridha.

Akhir seruan kami, segala puji bagi Allah Rabb semesta alam. Shalawat serta salam bagi nabi dan rasul mulia.

Penulis
Syaikh Abu Sufyan Turki bin Mubarak Al-Bin’ali
27 Rajab 1435 H/26 Mei 2014 M
[singa/shoutussalam]

Rabu, 19 November 2014

Berita Dari Daulah Islam : Terjemah Bahasa Indonesia Majalah Dabiq Edisi 3

    Iklan Penaja
http://usahawanjutawan33.blogspot.com/p/siapa-di-antara-andayang-ingin.html
    Shoutussalam Islamic Media

menghadirkan
Terjemah Bahasa Indonesia
Rilisan Majalah Al Hayat Media Center
DABIQ
Edisi 3 (Syawal 1435 H)
banner_dabiq_3
Download Link
Alih Bahasa : Abu Tsabitah dan Tim Shoutussalam Islamic Media
Editor : Tim Shoutussalam Islamic Media
[singa/shoutussalam]

Selasa, 18 November 2014

Wajibnya bersatu di bawah bendera Khalifah Imam Ibrahim bin ‘Awadh Al Qurasyi

Wajibnya bersatu di bawah bendera Imam Ibrahim

 Iklan Penaja

PENJIMAT MINYAK PETROL  

BERBAIK!!! UNTUK KENDERAAN ANDA

Oleh: Abu Malik Shaiba Al Hamd (@shaiba_h)

 
terjemah: Syahid Salim
 
Sejak Ibrahim bin ‘Awadh Al Qurasyi diangkat sebagai khalifah, perdebatan tentang sah tidaknya kekhalifahannya terus berlangsung.
 
Ketika kaum muslimin yang berada diluar kekuasaan Khalifah sibuk mengarang dan menulis untuk membantah keabsahan kepemimpinannya, kita dapati kaum muslimin yang berada dibawah kekuasaannya bersatu dan berkumpul di sekelilingnya. Baik ia berbaiat secara suka rela atau terpaksa. Sehingga doa-doa dilantunkan dari mimbar-mimbar jum’at untuk kebaikan dan taufik Amirul Mu’minin.
 
Pada saat yang sama beliau menegakkan syari’at Allah -sebagai penguasa bukan yang dikuasai-. Maka beliau mendirikan gedung-gedung mahkamah berdasar atas ketetapan-ketetapan Allah. Beliau menegakkan shalat, mengeluarkan zakat, dan menampakkan sedekah. Beliau mengumumkan jihad melawan orang kafir. Beliau memperbaiki kondisi kaum muslimin dengan segala kemampuan yang dimilikinya. Menyebarkan rasa aman, menegakkan hisbah amar ma’ruf nahi munkar. Membebaskan tawanan dengan kekuatan. Memperluas kekuasaannya ke berbagai tempat dengan paksaan dan kemenangan. Memimpin kaum muslimin dengan politik mashlahat dan mafsadat yang menjaga Din dan kemuliaan mereka. Daulahnya mencakup wilayah berkali lipat lebih besar dari beberapa negara, bahkan dua kali lipat lebih luas dari wilayah Inggris.
 
Dengan itu orang kafir mulai segan dan takut kepadanya. Daulahnya menjadi tempat tujuan para muhajirin yang lari karena dinnya, harapan orang-orang tertindas, dan para tawanan. Semua bendera selain bendera daulah islamiyah adalah terlarang. Maka kaum muslimin yang berada di bawah kekuasaannya harus tunduk, berbaiat, mengakui dan bersatu dibawah kepemimpinannya. Semua ini adalah fakta yang sudah diketahui. Tidak ada yang mengingkarinya kecuali syaithan telah mengencingi matanya dan mempermainkan kepalanya.
 
Perdebatan semakin panas ketika bendera Khalifah Ibrahim berkibar di luar wilayah kekuasannya. Baik itu di Yaman, Mesir, Filipina, atau Libya. Kaum muslimin berselisih tentang kewajiban bersatu dibawah kekuasaannya dan menimpakan dosa atas siapa yang tidak mau melaksanakannya.
Dalam baris-baris berikut saya meminta tolong kepada Allah untuk menetapkan keabsahan tegaknya bendera-bendera tersebut dan wajib untuk membaiatnya serta berdosa siapa saja yang tidak mau berbaiat kepadanya. Berdasar atas Kitabullah, sunnah Rosul-Nya dan perkataan para salaf yang menunjukkan kepada hal itu. Kemudian saya akan berusaha menepis syubhat-syubhat yang ada secara logis. Semoga Allah Subhanahu wata’ala menolong dan memberi taufik kepadaku. Sungguh Dia Maha Mampu atas hal itu.
 

Pertama: Apakah boleh bagi seorang muslim untuk tetap tanpa seorang imam?

Allah berfirman;
 

(وإذ قال ربّك للملائكة إني جاعلٌ في الأرض خليفة)

“Dan ingatlah ketika Rabbmu berkata kepada para malaikat, Aku akan menjadikan di bumi seorang khalifah” (QS Al Baqarah 30)

Imam Al Qurthubi Rahimahullah berkata: “Ayat ini adalah pondasi pengangkatan imam dan khalifah yang didengar dan ditaati agar semua kalimat bersatu. Dengannya hukum-hukum kekhalifahan dilaksanakan”.
 
Imam Muslim meriwayatkan di dalam Shahihnya dari Nafi’ Rahimahullah berkata: “Ketika mereka melengserkan Yazid mereka bersepakat dan bersatu dibawah Ibnu Muthi’. Ibnu Umar Radhiyallahu ‘anhu lalu mendatanginya. Abdullah bin Muthi’ berkata menyambutnya: “Berikan bantal kepada Abu Abdurrahman (kun-yah Ibnu Umar -ed)”. Maka Ibnu Umar berkata: “Aku tidak datang kepadamu untuk duduk-duduk. Aku datang kepadamu untuk mengatakan kepadamu hadits yang aku dengar dari Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam, beliau bersabda: “Barangsiapa yang melepaskan tangan ketaatan maka dia akan menemui Allah tanpa hujjah apapun. Barangsiapa yang mati sedangkan lehernya tidak terikat dengan baiat maka ia mati dalam jahiliyah”.
 
Syaikh Ibnu Utsaimin Rahimahullah berkata menjawab pertanyaan yang berhubungan dengan hadits di atas: “Seseorang wajib menjadikan bagi dirinya itu seorang imam. Tidak boleh seorang pun (muslim -ed) bermalam tanpa seorang imam. Karena sama saja itu artinya tanpa kekuasaan dan tanpa seorang waliyyul amr. Allah berfirman;
 

{ ﻳَﺎ ﺃَﻳُّﻬَﺎ ﺍﻟَّﺬِﻳﻦَ ﺁﻣَﻨُﻮﺍ ﺃَﻃِﻴﻌُﻮﺍ ﺍﻟﻠَّﻪَ ﻭَﺃَﻃِﻴﻌُﻮﺍ ﺍﻟﺮَّﺳُﻮﻝَ ﻭَﺃُﻭﻟِﻲ ﺍﻟْﺄَﻣْﺮِ ﻣِﻨْﻜُﻢْ }

“Wahai orang-orang beriman, taatilah Allah, taatilah Rosul dan Ulil Amri diantara kalian” (QS An Nisa 59)

Yang meninggal sedangkan lehernya tidak terikat dengan baiat, dia adalah orang yang menyempal lagi menyelisihi jalan orang-orang mu’min. Karena orang-orang mu’min harus mempunyai pemimpin dalam keadaan apapun juga. Jika ia menyelisihi dan menyempal maka ia bukan dalam jalan orang-orang mu’min”. Selesai.
 
Ibnu Taimiyah Rahimahullah berkata: “Wajib diketahui bahwa mengurus permasalahan manusia (mengangkat pemimpin -ed) adalah kewajiban Din yang paling agung, bahkan Din tidak akan tegak kecuali dengan itu.”
 
Ibnu Hazm dalam Al Fashl fil Ahwa wal Milal wan Nihal berkata: “Semua ahlus sunnah, syi’ah dan khawarij (kecuali sekte Najdaat) bersepakat akan wajibnya imamah.”
 
Al Mawardi dalam Al Ahkam As Shulthaniyah berkata: “Mengangkat pemimpin yang pantas untuk memikulnya adalah wajib secara ijma’, walaupun Al Asham menyempal.”
 
Faktanya, Syaikh Abu Muhammad Al Adnani telah menyerukan kaum muslimin umumnya dan para mujahidin khususnya untuk memilih imam sehingga mereka bisa mentaatinya, bersatu di bawah kepemimpinannya dan berjihad di bawah benderanya. Namun amat disayangkan seruannya tidak ada satupun yang menanggapi. Oleh karena itu majelis syura Daulah terpaksa menegakkan kewajiban paling agung ini dan mengangkat Syaikh Ibrahim bin ‘Awadh sebagai imam kaum muslimin. Maka baiatnya adalah sah dengan sahnya syarat-syaratnya, tidak ada seorangpun yang menandingi dan menyelisihinya.
 

Kedua: Apakah syarat-syarat khalifah ada dalam diri Imam Ibrahim?

Adapun syarat-syarat khalifah yang disebutkan oleh para ahli ilmu yang mu’tabar semuanya telah terkumpul dalam diri Khalifah Ibrahim. Syarat-syarat tersebut adalah:
 
1. Islam.

Tidak boleh mengangkat orang kafir sebagai pemimpin seorang muslim secara ijma’. Allah berfirman;
 

{ولن يجعل الله للكافرين على المؤمنين سبيلا}

“Dan Allah sekali-kali tidak akan memberi jalan kepada orang-orang kafir untuk memusnahkan orang-orang yang beriman”. (QS An Nisa 141)

Al Qurthubi Rahimahullah berkata: “Tidak ada khilaf dengan persyaratan merdeka dan islam bagi seorang imam.”

2. Baligh dan memahami taklif.

Maksudnya adalah berakal sehat dan mampu membedakan haq dan bathil. Al Qurthubi berkata: “Hendaknya dia telah baligh dan berakal sehat”. Al Juwaini berkata: “Jika misalnya dia menjadi gila permanen maka otomatis terlengserkan.”

3. Merdeka.

Maksudnya adalah lawan dari budak. Secara ijma’, seorang budak tidak boleh menjadi khalifah selama belum dibebaskan. Asy Syinqithi berkata: “Salah satu syarat Imam A’dzam adalah merdeka, tidak boleh seorang budak menjadi imam. Tidak ada perselisihan dalam hal ini dikalangan ulama”.

4. Laki-laki.

Seorang wanita tidak boleh diangkat menjadi imam. Nabi Shallallahu’alahi wasallam bersabda: “Tidak akan beruntung suatu kaum yang dipimpin oleh wanita” (HR Bukhari). Ibnu Qudamah berkata: “Tidak boleh seorang wanita menjadi khalifah dan gubernur suatu negeri”. Tidak ada perselisihan dalam hal itu dikalangan ulama.

5. Sehatnya indera dan anggota badan.

Maka seorang bisu, tuli, lumpuh atau yang sepertinya tidak boleh diangkat menjadi imam karena akan menghalanginya melaksanakan tugas-tugas dan menegakkan hukum. Al Qurthubi berkata: “Hendakanya khalifah itu seorang laki-laki yang sehat anggota badannya”. Sebagian ahlul ilmi berpendapat tidak disyaratkannya hal itu.

6. Nasab Quraisy.

Salah satu syarat imamah menurut ahlus sunnah adalah berasal dari suku Quraisy. Jumhur telah mensyaratkan hal itu berdasarkan hadits

(ﺍﻷﺋﻤﺔ ﻣﻦ ﻗﺮﻳﺶ)

 
“Para imam itu berasal dari Quraisy” (Muttafaq ‘alaih)
Bahkan Al Mawardi menukil adanya ijma’ dalam syarat ini.
Dalam hadits disebutkan;
 

الأمراء من قريش

“Para pemimpin itu dari suku Quraisy”

Anehnya, berlawanan dengan ahlus sunnah, ternyata Khawarij tidak mensyaratkan imam berasal dari suku Quraisy. Namun ketika kita melaksanakan sunnah ini kita malah dituduh Khawarij.
Sebagian kelompok ingin memindahkan perkara ini dari Imam Ibrahim. Mereka mengklaim bahwa Mullah Umar -sebagai amir Thaliban- telah dibaiat sebagai khalifah. Mereka berkata: Kami telah membaiat Mullah ummar dengan baiat udzma, maka dialah Amirul Mu’minin. Selain fakta bahwa Mullah Umar sendiri menolak klaim ini dari dirinya sendiri, ternyata secara syar’i beliau tidak memenuhi syarat sebagai khalifah. Dalam hadits disebutkan;
 

لا يزال هذا الأمر في قريش ما بقي من الناس اثنان

 
“Perkara ini (imamah -ed) akan tetap berada ditangan suku Quraisy selama masih ada dua orang dikalangan manusia” (HR Bukhari)

Ibnu Hajar Rahimahullah berkata: “Disimpulkan dari hadits itu bahwa para sahabat bersepakat bahwa mafhum hadits itu adalah untuk pembatasan (artinya tidak boleh selain suku Quraisy menjadi Imam -ed). Inilah pendapat jumhur ahli ilmu, bahwa syarat seorang Imam adalah dia berasal dari suku Quraisy”.

Asy Syinqithi berkata dalam tema imamah ini: “Orang Quraisy didahulukan daripada lainnya selama syarat-syarat imamah terpenuhi dan dia tetap menegakkan Din”.
Maka jelaslah batilnya klaim kekhalifahan Mullah Umar.

7. Ilmu.

Yaitu menguasai ilmu yang menghilangkan kebodohan. Al Qurthubi berkata: “Hendakanya seorang khalifah itu orang yang cocok menjadi qadhi kaum muslimin, seorang mujtahid yang tidak membutuhkan orang lain untuk dimintai fatwa dalam suatu peristiwa. Ini adalah hal yang disepakati”.
Adapun Imam Ibrahim -semoga Allah memberi taufiq kepada keridhaan-Nya- berdasarkan biografinya telah terbukti menguasai ilmu yang menghilangkan kebodohan dari dirinya dan dari orang lain -semoga Allah menjaganya-.

8. Adil.

Adapun adil merupakan syarat menurut ahlu madzhab kecuali Hanafiyah. Adapun Malikiyah mewajibkannya. Ibnu Taimiyah berpedapat bahwa adil haruslah menjadi sifat orang yang diserahi kepemimpinan. Menurut Asy Syinqithi hendaknya khalifah itu seorang yang adil, tidak boleh orang fasik menjadi Imam.

Kita meyakini Imam Ibrahim merupakan orang yang adil berdasarkan kesaksian para sahabatnya hafidzahullah.
 
Inilah delapan syarat khalifah yang disebutkan oleh ahll ilmu dalam buku-buku mereka. Semuanya telah terkumpul dalam diri Amirul Mu’minin Ibrahim bin ‘Awadh bin Ibrahim Al Badri Al Qurasyi Al Husaini hafidzahullah.
 

Ketiga: Cara pengangkatan khalifah.

 
Yaitu cara-cara syar’i untuk memilih imam dan mengangkatnya menjadi imam kaum muslimin. Ada empat cara pemilihan khalifah:
 
  1. Baiat. Yaitu ahlul halli wal ‘aqdi membaiat seseorang yang memenuhi syarat untuk menjadi khalifah. Contohnya adalah pembaiatan Abu Bakar Ash Shiddiq pada hari saqifah
  2. Wasiat. Yaitu seorang khalifah mewasiatkan seseorang untuk menjadi khalifah setelahnya. Contohnya adalah wasiat Abu Bakar kepada Umar Radhiyallahu ‘anhuma untuk menjadi khalifah sepeninggalnya.
  3. Syuro dan pemilihan. Yaitu musyawarah untuk mengangkat Imam dan mendahulukan yang paling mulia, seperti yang dikatakan oleh Ibnu Hajar. Contohnya adalah ahlu syuro yang dipilih oleh Umar Radhiyallahu ‘anhu sepeninggalnya.
  4. Paksaan dan kekuatan. Yaitu seseorang yang mempunyai kekuatan mengambil kekuasaan dengan paksaan.

Inilah empat metode pengangkatan khalifah. Adapun kepemimpinan Khalifah Ibrahim Al Badri melalui meteode keempat, yaitu paksaan dan kekuatan. Namun kekuatan yang digunakan adalah terpuji insya Allah. Karena beliau menegakkan kewajiban yang disia-siakan oleh kaum muslimin. Maka beliaulah imam kaum muslimin yang sah secara syar’i. Justru kaum musliminlah yang telah menyia-nyiakan kewajiban agung ini. Terbukti ketika Syaikh Abu Muhammad Al ‘Adnani meminta mereka untuk memilih dan mengangkat seorang imam tidak ada seorangpun yang menjawabnya. Dari hal itu jelaslah jika kaum muslimin tidak ingin melaksanakan kewajiban ini. Maka Amirul Mukminin Ibrahim bin ‘Awad menegakkannya dengan paksaan dan kekuatan, sehingga kewajiban yang tersia-siakan bisa terlaksana.

Jika kita telisik hakekat ghalabah tersebut, ternyata bukanlah termasuk dalam bentuk yang dilarang oleh para ulama dan fuqaha. Bahkan yang dilakukannya adalah perbuatan terpuji lagi berpahala insya Allah Ta’ala.

Dengan demikian, dalam diri Khalifah Ibrahim telah terkumpul syarat-syarat imamah yang disebutkan para fuqoha. Beliau diangkat dengan metode yang juga sah secara ijma’. Maka apakah diperbolehkan seseorang mengundur-undur bahkan menolak berbaiat kepadanya? Rela dengan dosa yang bakal ditanggungnya? Kemudian jika beliau tidak menegakkannya lalu kapan kalian akan menegakkannya wahai para penentang?

Demikian saya cukupkan dengan taufiq dari Allah bukti-bukti keabsahan imamah Amirul Mu’minin Ibrahim Al Qurasyi

Keempat: Syubhat-syubhat para pengkritik.


Ikhtilaf dan perselisihan dikalangan anak adam adalah sesuatu yang telah ditakdirkan oleh Allah. Namun ada khilaf yang mu’tabar ada yang tidak mu’tabar. Adapun orang-orang yang berselisih bermacam-macam. Ada yang keras kepala, atau karena permusuhan, atau karena iri dan dengki, atau karena syubhat dan lain-lain. Orang-orang yang menyelisihi kita karena keras kepala, permusuhan dan kedengkian maka kita serahkan perkaranya kepada Allah. Sebanyak apapun kebaikan tampak tak akan menambah kecuali kejelekan.

Adapun orang-orang yang menyelisihi karena syubhat yang mencegah mereka, maka diantara mereka ada saudara kita yang mulia. Syubhat-syubhat mencegah mengikat mereka sehingga ragu-ragu dan tidak berbaiat. Kita mohon hidayah dan taufik kepada mereka dan juga kita.

Sebelum mulai membahas syubhat-syubhat tersebut, saya ingatkan kepada ikhwan-ikhwan untuk membedakan antara musuh dan penentang. Tidak semua yang menyelisihi kita adalah musuh, bahkan bisa jadi mereka lebih mencintai kita daripada sekutu kita.

Mereka berkata: Deklarasi baiat kepada Imam Ibrahim di Yaman telah menyebabkan perpecahan barisan ikhwan Anshar Syariah dan melemahkan kekuatan mereka, padahal mereka sedang berribath dan berjihad.

Kami jawab: Betul mereka dalam kondisi ribath dan jihad -kami memohon kepada Allah agar memenangkan mereka-. Namun apa yang kalian katakan tidaklah betul. Deklarasi baiat tersebut adalah perkara syar’i yang menempati prioritas utama. Yaitu untuk menegakkan jihad di bawah bendera Khalifah Ibrahim, seorang imam yang diangkat untuk kaum muslimin agar darah dan kehormatan kaum muslimin di Yaman dapat terjaga setelah sebagian dari mereka meminta tolong kepada Khalifah. Kemudian ternyata amir Tandzim Al Qaeda berkata demikian: “Seseorang yang berpindah dari jama’ah jihadiyah menuju jama’ah jihadiyah lain tidaklah bisa disebut Khawarij.

Walaupun ijtihadnya mungkin salah dia tetap terjaga kehormatannya sebagai muslim”. Lalu kenapa terlontar banyak celaan kepada orang-orang yang meninggalkan baiat jihad (baiat Tandzim Al Qaeda -ed) menuju baiat wajib (baiat kepada khalifah -ed)? Kemudian jika Abu Qatadah Al Filisthini membolehkan ikut serta berjihad bersama Ikhwanul Muslimin, bukankah berjihad bersama bendera Daulah Islamiyah yang bersih adalah lebih utama??

Mereka berkata: Kita terikat dengan baiat kepada Syaikh Aiman Adz Dzawahiri, tidak boleh kita melepasnya begitu saja.

Kami jawab: Bahkan kalian boleh melepasnya berdasarkan perkataan beliau sendiri: “Seseorang yang berpindah dari jama’ah jihadiyah menuju jama’ah jihadiyah lain tidaklah bisa disebut Khawarij. Walaupun ijtihadnya mungkin salah dia tetap terjaga kehormatannya sebagai muslim”. Apalagi baiat tandzim adalah baiat qital bukan baiat udzma. Justru kalian tidak boleh tetap dalam baiat qital tapi meninggalkan baiat udzma yang telah dideklarasikan. Apalagi tujuan didirikannya tandzim telah terwujudkan, yaitu berdirinya khilafah. Adakah tujuan lain selain itu? Maka segeralah bersatu wahai saudaraku yang mulia. Janganlah syaithan sampai menutupi hati kalian dari perkara yang telah ditegaskan oleh Al Qur’an dan Sunnah.

Mereka berkata: Bendera Ibrahim adalah bendera yang mencurigakan, tidak boleh bergabung dibawahnya.

Kami katakan: Orang-orang di Syam telah berkata seperti itu sebelum kalian. Namun setahun berlalu sampai mereka mengakui kejujurannya dan berbondong-bondong berbaiat. Telah jelas bagi kalian kedustaan tuduhan-tuduhan yang dialamatkan kepada Daulah. Bahkan provokatornya hilang ditelan sejarah, sebagaimana telah kalian ketahui. Mereka tidak memberi manfaat dan tidak pula mengambil manfaat sedikitpun.

Terakhir, saya terus mencari dan mencari syubhat baru, namun saya tidak mendapatinya kecuali telah terpatahkan dengan dalil dan kebenaran yang nyata.

Akhir kata, alhamdulillahi rabbil ‘alamin

Ditulis oleh Abu Malik Syaibah Al Hamd

20 Muharram 1436 H


Teks asli: http://justpaste.it/hyj1
Kredit : MuslimOri.Com

Isnin, 17 November 2014

Blogger mungkin kenakan GST?

Blogger yang memperoleh pendapatan tahunan lebih RM500,000 bakal dikenakan GST.

    Iklan Penaja
http://usahawanjutawan33.blogspot.com/p/siapa-di-antara-andayang-ingin.html
PEMILIK atau pengendali laman blog yang menjadikan blog sebagai sumber menjana pendapatan bakal dikenakan cukai barangan dan perkhidmatan (GST) pada April depan.

Bagaimanapun, pelaksanaan sistem percukaian baharu itu hanya melibatkan blog yang mempunyai jualan perniagaan tahunan melebihi RM500,000.

Menurut sumber yang enggan dikenali  dari sebuah kementerian,  pengiraan RM500,000 itu bukan berdasarkan kepada jualan iklan semata-mata, tetapi melibatkan jualan perniagaan lain.

“Blog yang menyediakan ruang pengiklanan dan mengenakan caj ke atasnya, bermakna blogger itu terlibat dalam pengiklanan. Jika blogger itu dalam perniagaan lain, maka dia juga perlu berdaftar dengan GST,” katanya.

Bagi blogger yang tidak berdaftar dengan Suruhanjaya Syarikat Malaysia (SSM), sumber itu berkata, mereka boleh melakukan pendaftaran GST dengan menggunakan kad pengenalan (sole proprietor).

“Individu yang terlibat dengan perniagaan (sole proprietor) bukan merupakan syarikat, jadi dia tidak mempunyai nombor SSM dan ada kad pengenalan sahaja.

"Tetapi jika individu tersebut ada syarikat, dia perlu daftar menggunakan nombor SSM," menurut sumber itu.

Sinar Harian

Sabtu, 15 November 2014

Khilafah Daulah Islamiyah Akan Terapkan Sistem Mata wang Dinar dan Dirham

Khilafah Daulah Islamiyah Akan Terapkan Sistem Mata Uang Dinar dan Dirham


 Iklan Penaja
PENJIMAT MINYAK PETROL  
BERBAIK!!! UNTUK KENDERAAN ANDA
Shoutussalam – Khilafah Daulah Islamiyah terus mengalami perkembangan yang pesat, kali ini Khilafah Daulah Islamiyah mengumumkan mata uang milik Khilafah Daulah Islamiah sendiri, menurut penjelasan yang diterbitkan oleh Kantor Baitul Mal Khilafah Daulah Islamiyah tersebut, Pemerintah Daulah Islamiyah ingin membebaskan kaum muslimin dari sistem ekonomi internasional yang ribawi yang telah membuat kaum muslimin mengalami kerugian dan terjerat kemiskinan. Berikut adalah pernyataan Kantor Baitul Mal Daulah Islamiyah yang berhasil diterjemahkan oleh Khilafah Daulah Islamiyah:

Graphic1
Berikut adalah teks aslinya:
B2UzxH5CMAA37GK 
selengkapnya:http://justpaste.it/hysz
[Muhammad/dbs]

Rabu, 12 November 2014

Daulah Islam Wajibkan Bayar Rp 4,5 Juta, (Indo) Sebagai Jizyah Nasrani di Raqqah [ Dunia Islam ]

  Daulah Islam Wajibkan Bayar Rp 4,5 Juta, Sebagai Jizyah Nasrani di Raqqah

 Iklan Penaja
PENJIMAT MINYAK PETROL  
BERBAIK!!! UNTUK KENDERAAN ANDA
Shoutussalam – Telah menjadi sesuatu yang wajar ketika negara islam berkuasa atas batas teritorial serta warganya, maka ia memberlakukan seluruh kebijakan yang disyariatkan dalam islam, termasuk pemberlakuan jizyah bagi kafir dzimmi.

Melalui sumber berita terkait (11/11/14) Daulah Islam di pusat Ibukota, Raqqah. Memberlakukan kebijakan tegas kepada orang-orang Armenia serta warga kristen agar bersedia membayar jizyah 60.000 Syirian Pound atau setara dengan 4,5 juta rupiah selama satu tahun.

Kebijakan tersebut ditekankan pada penduduk kafir dzimmi di Kobane serta Raqqah, karena mereka mayoritas bermukim di dua wilayah tersebut. Jika kebijakan tersebut tidak diindahkan oleh orang-orang Armenia serta nasrani, maka Daulah Islam akan mengusir mereka dari wilayahnya. Lapor media lokal Raqqah.

Daulah Islam melaporkan, sekitar 20 sampai 25 kepala keluarga kristen bertempat di kota Raqqah. Mereka akan terjamin keselamatannya ketika semua kebijakan syar’i Daulah Islam bersedia mereka tempuh.

[Sher/RTB]

Menjawab Tulisan Fitnah Jahat Oleh wartawan Harian Merto terhadap Kerajaan Khilafah Islam.



 Iklan Penaja
PENJIMAT MINYAK PETROL  
BERBAIK!!! UNTUK KENDERAAN ANDA
Assalamualaikum..  Hari ini 18 muharam 1436 hijrah.

Hari ini terbaca di ruang minda muka surat 24 di akhar Harian Metro 11 Nov 2014 tulisan oleh Kamarudin Mohamed Salleh. Yang bertajuk : Persamaan ketara IS, Negara Yahudi.

Dah lah Menjual foto Imam Masjid Al-Aqsa, Sheikh Ekrima Sabri untuk menguatkan hujah fitnah jahat ini untuk mengelirukan Umat Islam.

Admin akan sertakan point-point yang admin nak jawab. Di permulaan tulisannya dia bertanya Adakah persamaan antara Negara Islam (IS) di iraq dan Syria dan Negara Haram Yahudi di Palestin.??

Point 1 : Dia sendiri menjawab. Ada. Kedua-duanya wujud kerana terlalu taabsub untuk memaksa masyarakat akur dan memahami fahaman mereka dan meluaskan agenda masing-masing.

Jawapan admin : Admin hanya menjawab tudunan kepada IS sahaja. Jangan jadi bodoh la kawan.. Mujahidin (IS) wujub kerana kezaliman yang berlaku kepada umat Islam di Iraq dan Syria. Kamu buat apa ketika umat Islam Iraq dan Syria di bantai oleh golongan kafir syiah dan kafir barat...??? Mereka bukan taksuub membabi buta. apa yang kamu tuduh kerajaan mujahidin. Mujahidin perintah dengan 100 peratus mengikut undung2 syariat Islam....tak macam kamu terlalu taksub kepada kerajaan sekular kafir dan taksub dengan wang ringgit kamu sangup memfitnah kerajaan Islam..Kamu ini agama apa ekkk???

Point 2 : Dia berpendapat Mujahidin IS memang patut di tentang, alasan kerana jenayah kemanusianya. dan dia (penulis) memberi sokongan dan dorongan kepada etnik kurdis dan suku kaum arab di syria dan Iraq.

Jawapan admin : Dah lah sokong golongan kafir..dan memfitnah Mujahidin.. sah kamu ni terlalu taksubb dengan berita dari media barat...ohhh!!! terlupa pulak!!! metro apa kurangnyakan media sekular malaysia.. yang suka membuat fitnah kepada mereka tidak sukai...anda fikirlah sendiri...

Point 3 : Mujahidin (IS) menyerang penganut kristian di gereja mereka di Iraq dan IS mengusir kaum Yeziidi dari kampung mereka di Iraq.

Jawapan Admin : Tuduhan ini tidak Benar... ini hanya berita dari berita media kafir syiah dan media barat dajjal laknatullah untuk memburuk-burukkan mujahidin tapi malangnya umat islam sendiri percaya,. Mujahidin memberi 3 syarat mudah yg diperintahkan oleh Allah. kepada golongan kafir yang berada dalam kawasan kekuasannya. 
1. Masuk Islam 
2. Membayar cukai jizyah 
3. akan di perangi jika tidak berlalu.
Golongan kafir yang tidak mahu masuk islam yang membayar cukai jizyah akan di lindungi oleh mujahidin. jelas...sangat adil undang-undang Allah. Terbukti ada laporan golongan kafir yang berada di bawah pemerintahan IS di lindungi...


Kepada umat Islam untuk mendapat maklumat yang betul dan berita terus dari khilafah Islamiyaah sila lawati blog ini : MuslimOri.Com


Selasa, 11 November 2014

“Pesan Kepada Anjing-anjing Intelejen” [ Dunia Islam ]

  Asawirti Media Rilis Seruan Video Berjudul “Pesan Kepada Anjing-anjing Intelejen”


    Iklan Penaja
http://usahawanjutawan33.blogspot.com/p/siapa-di-antara-andayang-ingin.html
Sepucuk surat untuk anjing-anjing intelejen

Mengapa kalian membantu thaghut dibanding membantu saudara kalian. Apakah karena segenggam harta yang kalian harapkan, kalian rela menginjak-injak ummat islam, serta kalian menyiksa para mujahidin? Takutklah kalian kepada Allah! cukup atas semua yang kau timpakan terhadap mereka!. Sesungguhnya kami, demi Allah aku bersumpah atas nama Allah, yang telah menolong 19 saudaraku dari penindasan Amerika. Jika kalian tak kunjung berhenti dengan siksaan kalian, maka kalian bukan termasuk kami, sesungguhnya pedang dan anak panah yang akan berbicara wahai para pembela thaghut.

Sepucuk surat untuk Thaghut Bin Thaghut Bin Nayef

kami katakan kepada orang yang paling jahat diantara yang jahat, Thaghut diantara para jajarannya “Muhammad Bin Nayef” yang telah menjebloskan para muwahidin ke dalam penjara. Dia dengan tangannya telah melakukan hal tersebut. sesungguhnya nasib negara-negara ini terletak antara kami dan kalian. waktu sendiri yang akan menyembelih kalian dengan pertolongan Allah, Sesungguhnya Allah yang menganugrahi kami kehormatan, dan kami katakan ini adalah gembong penjahat dan panglimanya.

Wahai anjing Alu Salul yang sang intelejent dan mata-mata. Untuk apa kalian padamkan agama kalian sendiri, kalian tinggalkan kehormatan kalian, sehingga kalian menjadi anjing yang senantiasa mengintai ummat muslim.

Tim Terjemah Shoutussalam Islamic Media

Isnin, 10 November 2014

Si kafir masuk campur hal Islam

    Iklan Penaja
http://usahawanjutawan33.blogspot.com/p/siapa-di-antara-andayang-ingin.html
* LIMA nyawa tidak berdosa melayang, berpuluh kenderaan musnah, banyak rumah rosak teruk, dan beratus penduduk berduka kerana kehilangan dan kemusnahan harta benda. Dalam sekelip mata kehidupan dilanda mala petaka.

Itulah yang terjadi di Lembah Bertam dan Ringlet Cameron Highlands Rabu lalu apabila hujan lebat turun tidak berhenti dan air sungai melimpah menyebabkan banjir lumpur. Sebenarnya kira-kira setahun lalu – 23 Oktober, 2013 – bencana yang serupa berlaku di tempat yang sama, mengorbankan empat orang. Ketika itu peringatan telah diberi mengenai kemungkinan berlaku lagi perkara buruk ini sekiranya kita tidak prihatin terhadap alam.

Tetapi seperti biasa kita selalu lupa kepada peringatan, kita tidak pernah belajar, dan kita terus degil dan angkuh terhadap alam. Sebab itu mala petaka berulang, kali ini lebih teruk dari setahun lalu.

Semua orang tahu salah satu puncanya ialah penebangan hutan di sekitar kawasan berkenaan. Seperti yang diakui sendiri oleh Menteri Besar Datuk Seri Adnan Yaakob penerokaan haram tanah di situ dilakukan secara berleluasa.

Cakap mengenai penerokaan haram, tidak sahaja di Lembah Bertam dan Ringlet, banyak lagi kawasan hutan telah ditebang secara haram. Hutan dibotakkan sesuka hati, balak dikebas rakus pihak tidak bertanggungjawab. Anak cucu kita ditinggalkan kawasan botak dan gersang.
Peliknya penerokaan hutan secara haram terjadi di hadapan mata, sudah sekian lama, tetapi dibiarkan tanpa tindakan. Rasuah melanda pihak tertentu, kita semua akan menerima akibatnya!

*PELIK lagi menyakitkan hati! Peraturan untuk orang Islam, tetapi orang bukan Islam pula menyibuk tidak tentu fasal. Itulah yang terjadi apabila Kerajaan Pas Negeri Kelantan melakukan Operasi Gempur Aurat ke atas pekerja wanita Islam yang tidak memakai tudung.

Seperti yang dijelaskan di bawah peraturan yang baru dikuatkuasakan itu semua pekerja wanita Islam, termasuk yang bekerja dengan majikan bukan Islam, dikehendaki menutup aurat, termasuk bertudung kepala, jika tidak akan didenda RM500.

MCA menentang peraturan itu. Presidennya Datuk Seri Liow Tiong Lai berkata peraturan itu boleh menjejaskan peniaga komuniti Cina. Tidak masuk akal, apakah kaitan menutup kepala dengan peniaga Cina?
Naib Presiden parti itu, Datin Paduka Chew Mei Fun lebih mengarut apabila menentang peraturan tersebut atas alasan diskriminasi. Katanya berpakaian adalah hak individu.

Untuk makluman, menutup aurat adalah tuntutan Islam, bukan tuntutan parti politik. Adalah berdosa bagi mana-mana orang Islam – lelaki atau wanita – yang tidak mematuhi peraturan menutup aurat seperti yang telah disyariatkan.

Apa hak MCA untuk menghujah peraturan Islam? Tiong Lai dan Mei Fun bukan Islam, jadi lebih baik jangan masuk campur urusan dan peraturan Islam.

*WALAUPUN berlainan parti, Wanita Umno menyokong peraturan berpakaian yang ditetapkan di negeri Serambi Makkah itu. Ketuanya, Mas Ermieyati Samsudin meminta orang bukan Islam sensitif dengan isu ini.
Katanya, seperti yang dilaporkan media: “MCA perlu menghormati undang-undang yang dilaksanakan oleh kerajaan negeri terutama perkara yang melibatkan agama Islam kerana ia amat sensitif.”

Kurang pasti saya, apa yang MCA dan pihak bukan Islam lain susah hati sangat apabila ada peraturan menutup aurat. Sepatutnya mereka lebih prihatin dan bimbang dengan pendedahan betis, paha, pusat, ketiak dan punggung yang keterlaluan sekarang. Itu lebih berbahaya sebab boleh merangsang nafsu!

Tetapi di tempat kita banyak sangat orang bukan Islam ingin masuk campur hal-hal Islam, sehingga mengganggu-gugat dan menghalang pelaksanaan undang-undang Islam. Orang kafir yang tidak tahu mengenai hudud pun sibuk bercakap dan menentang hukum ALLAH itu. Mereka ingat mereka siapa?

*AKHIR kalam, berita dari Kabul menyebut Afghanistan membantah penggunaan model wanita sebagai hiasan dalam mana-mana kempen iklan. Tambah berita itu, banyak iklan menampilkan wanita muda untuk menarik perhatian pengguna.

Kerajaan negara itu berpendapat model wanita tidak boleh dieksploitasi bagi tujuan komersial, termasuk menggayakan fesyen, kerana itu dengan sendirinya merendahkan kedudukan kaum Hawa.

Saya tidak dapat membayangkan sekiranya peraturan yang sama dikuatkuasakan di tempat kita. Tentu produk kecantikan tidak menarik perhatian sekiranya digayakan oleh model lelaki. Susahlah ‘Kak Ton’ kalau macam itu!

Sinar Harian

Sabtu, 8 November 2014

Kesaksian Pemuda Mantan Ikhwanul Muslimin yang Beralih Dukung Daulah Islam

Kesaksian Pemuda Mantan Ikhwanul Muslimin yang Beralih Dukung Daulah Islam (Part 1)
   Iklan Penaja
http://usahawanjutawan33.blogspot.com/p/siapa-di-antara-andayang-ingin.html
Shoutussalam – “Saya dulu percaya pada moto, ‘aksi damai kita lebih kuat daripada peluru.'” Ujar seorang pemuda Mesir yang kini menjadi pendukung Daulah Islam. “Namun ketika peluru mulai diarahkan pada kami, dan kami dituduh sebagai teroris, saya mulai percaya hanya dengan kekerasanlah saya dapat melindungi keyakinan saya dan menegakkan Daulah Islam di Mesir.” Inilah yang dikatakan pemuda mantan anggota Ikhwanul Muslimin kepada media Al-Monitor ketika ditanya mengenai alasannya meyakini dan mendukung Daulah Islam.

Pemuda yang menolak disebutkan namanya karena khawatir dengan tindak kekerasan yang biasa dilakukan dinas keamanan tersebut saat ini masih berada di penjara Mesir selama 1 ½ tahun setelah ia ditangkap atas keberpihakannya pada Presiden Mursi 14 Agustus 2013 lalu. Dia menjelaskan mengapa dia yakin pada ideologi Daulah Islam, ia melihat pendekatan yang dilakukan Daulah sebagai cara yang sesuai dengan syari’at islam dan berdampak besar bagi perlindungan terhadap apa yang menjadi hak umat Islam. Pemuda Mesir seperti dirinya telah diburu oleh pihak keamanan Mesir sejak 3 Juli 2013 ketika Presiden Mursi digulingkan.

Dikutip dari sumber berita terkait pada (5/11/2014), pemuda tersebut menuturkan, “Ketidakadilan yang membuat saya terkurung disini dengan dalih bahwa saya seorang teroris tanpa saya melakukan apa-apa, memperkuat alasan saya untuk tidak lagi percaya dengan langkah-langkah perdamaian, karena ketidakadilan seperti ini terus menerus berulang. Apakah kita mengangkat senjata atau tidak, di mata negara dan masyarakat Mesir, kami tetap disebut teroris, [dan mereka percaya] mereka memiliki hak untuk menahan kami, membunuh kami, memperkosa anak perempuan dan saudari-saudari kami. Sementara kami disini duduk diam tak mampu berbuat apa-apa di penjara.”
“Kami mengikuti ‘booming’ nya berita mengenai Daulah’, perkembangan dan pengontrolan dalam pertempuran di Irak, juga senjata-senjata canggih milik Daulah, hal ini kita dengar dari teman-teman yang mengunjungi kami [di penjara] atau melalui ponsel yang diselundupkan di dalam penjara.” tambahnya.

Analis politik cenderung mengkategorikan sebagian besar pemuda Islam -terutama mereka yang ditahan- yang mendukung dan terkesan dengan Daulah Islam dengan sebutan “IS ultras,” yaitu, mereka yang hanya mendukung prinsip IS akan tetapi tidak bermaksud untuk melakukan tindakan-tindakan tertentu terhadap pemerintah Mesir. Namun pihak yang diwawancarai Al-Monitor, menyebutkan mereka sudah mulai membentuk kelompok-kelompok di dalam sel penjara mereka dan mengadakan kontak dengan yang berada di luar penjara. Dia mengatakan, “Kami akan mengambil setiap kesempatan untuk melaksanakan apa yang kami yakini.”

Al-Monitor berbicara dengan seorang Salafis di daerah al-Sharqiya yang mengatakan ia akan segera hijrah ke Suriah, setelah visa transitnya yang melalui Turki akhirnya disetujui, setelah berusaha selama enam bulan. Dia mengatakan, setelah ia bergabung dengan Daulah, ia akan mencoba menyebarkan ideologi Daulah di Mesir. Melalui akun Facebook nya ia menyatakan, bahwa ia memiliki keyakinan terhadap Daulah Islam karena kekuatannya. “Ummat islam di Mesir sekarang mengalami kehancuran, dan Daulah Islam mengangkat kepala ummat ini kembali, Ia bertindak sesuai kehendak Allah dan meneror musuh Allah.” Dia juga menuturkan, “Hijrah ke Suriah sekarang memang sulit tetapi tidak mustahil. Jika kita tidak bisa pergi menemui saudara-saudara kita di Suriah atau Irak, kami akan membentuk sel-sel Daulah Islam di Mesir. ”

Meskipun ada banyak tanda-tanda dukungan terhadap Daulah Islam oleh para pemuda Muslim, terutama kelompok-kelompok Salafi jihadi yang menentang pemerintahan sejak isolasi Mursi, Menteri Dalam Negeri Mesir Mayjen. Mohamed Ibrahim telah berulang kali menekankan bahwa tidak ada elemen Daulah Islam di Mesir. Sejauh ini, memang belum ada kelompok yang menyatakan langsung keterkaitannya dengan Daulah Islam. Tapi ‘ide-ide yang diangkat Daulah Islam sudah mulai beresonansi dengan kelompok-kelompok kecil – seperti Kataeb Helwan, yang memiliki slogan, “Kami sudah muak dengan aksi damai Ikhwanul Muslim”

  Dalam wawancara dengan Al-Monitor, Kamal Habib, seorang ahli dalam gerakan jihad mengatakan, “Saat ini belum dapat dipastikan apakah Ikhwanul muslimin menyetujui para pemudanya untuk bergabung dengan Daulah Islam ataukah tidak. Namun sebagian besar yang direkrut adalah pemuda simpatisan Ikhwanul-muslimin tetapi tidak ada ikatan sumpah setia dengannya.

Mereka mulai mendukung Daulah Islam karena mereka berpikir bahwa sekarang bukan waktunya untuk berdamai. ” Meskipun pihak keamanan di Mesir mencoba untuk membatasi perjalanan menuju Suriah, Habib mengatakan, “Jika pemuda-pemuda tersebut gagal untuk melakukan hijrah ke Suriah, tetap tidak ada yang dapat menghalangi mereka dari ideologinya. Mereka akan berubah menjadi kelompok jihadi yang baru di Mesir. Penjara Mesir sekarang menjadi lapangan terbuka untuk bibit-bibit baru ekstrimis, takfiri dan pendukung kekerasan.”

Sejak revolusi 25 Januari, telah muncul tanda-tanda yang menunjukkan ide-ide mengenai perlawanan militer menjadi sarana untuk perubahan. Sementara negara Mesir kehilangan semua alat keamanan untuk menghadapi dan memerangi terorisme. Pemerintah Mesir sendiri tidak percaya dengan munculnya arus pemuda yang memberontak terhadap negara. Situasi politik masih terancam oleh ketegangan, yang dapat berkembang menjadi kekerasan lebih lanjut meskipun pejabat Mesir memberi jaminan bahwa Mesir bukan Suriah atau Irak.


[misykaat/Monitor]

Post Paling Popular

Post 7 Hari Popular

Followers

Senarai Blog Bisnes

Arkib Blog